Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Simak bacaan tentang doa sesudah membaca surat Al Waqiah baik dalam bahasa Arab maupun Latin.

Diperbarui 10 Juli 2026, 14:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Surat Al-Waqiah dikenal sebagai salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki keutamaan luar biasa, terutama dalam hal memohon keberkahan rezeki. Banyak umat Muslim yang meyakini bahwa membaca surat ini secara rutin dapat menjadi wasilah untuk memperlancar kehidupan duniawi tanpa melupakan akhirat. Oleh karena itu, doa setelah membaca surat Al Waqiah sering diamalkan sebagai penutup yang menguatkan harapan kepada Allah SWT setelah melantunkan ayat-ayat suci-Nya.

Dalam buku Tafsir Al-Munir (2001) karya Wahbah Zhuhaily, dijelaskan bahwa surat Al-Waqiah mengandung peringatan tentang hari kiamat dan pembagian kelompok manusia berdasarkan amal perbuatan mereka. Setelah membacanya, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk permohonan perlindungan dan kemuliaan di sisi Allah.

“Doa menjadi bentuk penguatan spiritual setelah perenungan makna ayat-ayat yang menggetarkan hati," tulis Zhuhaily yang dikutip oleh Liputan6.com pada Senin (9/6/2025).

Sementara itu, menurut Imam Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf al-Nawawi dalam buku Majmu’ah al-Syarh, menyebutkan bahwa dzikir dan doa setelah membaca surat tertentu dalam Al-Qur’an merupakan bagian dari adab berinteraksi dengan Kalamullah. Oleh sebab itu, doa setelah membaca surat Al Waqiah bukan hanya memohon keberkahan rezeki, tetapi juga menjadi bentuk ketundukan, pengakuan atas kelemahan diri, dan keyakinan pada kekuasaan Allah. Dengan memahami makna dan tujuan doa setelah membaca surat Al Waqiah, seseorang bisa lebih khusyuk dan yakin dalam setiap lantunan doa yang dipanjatkan.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Senin (9/6/2025).

Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Berikut ini bacaa doa setelah membaca surat Al Waqiah dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya yang bisa anda hapalkan adalah:

اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (ثلاثا) اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab latin: Allahumma shun wujuhana bil yasar wala tuhinna bil iqtar fanastarziqa tholibi rizqika wa nasta'thifa syiroro kholqika wa nasytaghila bihamdi man a'thona wa nubtala bi zammi man mana'ana wa anta min wara-i zalika ahlul 'atho-i wal man-'i.

Allahumma kama shunta wujuhana 'anis sujudi illa laka fa shunna 'anil hajati illa ilaika bijudika wa karomika wa fadhlika ya arhamar rohimin (3x) wa shollallohu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Artinya: "Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan sehingga kami harus mencari rezeki dari para pencari rezeki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.

Ya Allah, sebagaimana Engkau menjaga wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, maka jagalah kami dari keperluan selain kepada-Mu, dengan kedermawanan-Mu, kemurahan-Mu, dan karunia-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang. Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu dari siapa pun selain Engkau. Semoga Allah merahmati junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya dan para sahabatnya, juga semoga Allah memberi keselamatan."

Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah Versi Pendek

Selain bacaan doa setelah membaca surat Al Waqiah yang dijelaskan di paragraf sebelumnya, anda bisa memanjatkan doa setelah membaca surat Al Waqiah versi pendek. Berikut bacaannya yang mudah untuk dihafalkan, yakni:

الّلهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِحَقِّ سُوْرَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا أنْ تُيَسِّرَلِيْ رِزْقِي كَمَا يَسَّرْتَهُ لِكَثِيْرٍ مِن خَلْقِكَ يَا ألله يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Arab Latin: Allahumma inni as aluka bihaqqi suuratil waaqi’ah wa asroorihaa an tuyassiroli rizqi kamaa yassartahu likatsiirin min kholqika yaa Allah yaa robbal ‘aalamiin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan kebenaran surat Waqi’ah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezekiku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhlukMu, ya Allah, ya robbal ‘alamin.”

Keutamaan Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah

Surah Al-Waqiah merupakan salah satu surah dalam Al-Qur'an yang dikenal memiliki keutamaan khusus, terutama dalam hal rezeki dan kemudahan hidup. Doa yang dibaca setelah menyelesaikan pembacaan Surah Al-Waqiah adalah doa yang diharapkan akan dikabulkan oleh Allah, karena dilakukan dalam keadaan hati yang khusyuk dan setelah membaca ayat-ayat ilahiah yang mulia.

1. Dimudahkan Rezeki dan Penghidupan

Doa ini secara eksplisit memohon kepada Allah agar memurahkan rezeki bagi yang membacanya. Surah Al-Waqiah sendiri memiliki konten yang banyak membicarakan tentang pembagian rezeki dan nikmat yang Allah berikan kepada makhluk-Nya, sehingga bacaan surah ini diharapkan memperkuat harapan pengabulan doa untuk kemudahan rezeki.

2. Doa yang Mustajab (Dikabulkan)

Membaca doa setelah menyelesaikan Surah Al-Waqiah adalah waktu yang sangat tepat karena hati sedang dalam kondisi khusyuk dan berkonsentrasi pada ayat-ayat Al-Qur'an. Doa pada waktu-waktu khusus seperti ini lebih memiliki peluang untuk dikabulkan oleh Allah, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai ajaran Islam bahwa ada waktu-waktu mustajab doa.

3. Memanfaatkan Hak dan Rahasia Surah Al-Waqiah

Dalam doa disebutkan frasa "dengan hak Surah Al-Waqiah dan rahasianya", yang menunjukkan bahwa kita menggunakan keutamaan spesifik dari surah tersebut. Setiap surah dalam Al-Qur'an memiliki rahasia dan keutamaan tersendiri, dan dengan mengamalkan doa ini kita memanfaatkan aspek rohani dari Surah Al-Waqiah untuk memperkuat permohonan kita.

4. Tawassul (Perantara) yang Sah

Doa ini menggunakan metode tawassul, yaitu memohon kepada Allah melalui perantara berupa Surah Al-Waqiah dan rahasianya. Metode tawassul ini memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur'an dan praktik Rasulullah serta para sahabat, sehingga merupakan cara yang diperbolehkan dan bahkan dianjurkan dalam beribadah kepada Allah.

5. Penguatan Keyakinan pada Kekuasaan Allah

Dengan mengucapkan "Ya Allah, Ya Tuhan seluruh alam" di akhir doa, kita mengafirmasi keyakinan penuh bahwa Allah adalah Penguasa mutlak atas semua rezeki dan kemudahan. Keyakinan yang kuat dan tawakal kepada Allah adalah salah satu syarat utama pengabulan doa dan merupakan fondasi spiritual yang penting dalam ibadah.

6. Konsistensi Ibadah yang Berkelanjutan

Dengan mengamalkan doa ini secara rutin setelah membaca Surah Al-Waqiah, kita membangun kebiasaan ibadah yang konsisten dan berkelanjutan. Ibadah yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak spiritual yang lebih dalam dan meningkatkan ketakwaan seseorang, serta membuka pintu berkah dari Allah yang tidak terduga.

Waktu yang Tepat Membaca Surat Al-Waqiah

Menurut Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar, menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an pada malam hari, terutama di sepertiga malam terakhir, adalah waktu paling utama. Dalam Al-Adzkar, beliau menyatakan:

"Ketahuilah bahwa waktu terbaik untuk membaca Al-Qur’an adalah malam hari, dan yang paling utama adalah pada akhir malam, yakni sepertiga terakhir malam." (Al-Adzkar, hal. 60, Dar Al-Minhaj)

Berdasarkan prinsip ini, banyak ulama kemudian menyarankan membaca surat Al-Waqiah pada malam hari, khususnya setelah shalat Isya atau sebelum tidur, sebagai bagian dari dzikir malam. Anjuran ini juga dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Baihaqi, yang artinya:

"Barangsiapa membaca surat Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan tertimpa oleh kekafiran selamanya," (HR Imam Baihaqi).

Oleh karena itu, banyak umat Islam yang menjadikan surah ini sebagai amalan harian, baik di pagi maupun malam hari. Selain membaca surahnya, dianjurkan pula untuk mengiringinya dengan doa setelah membaca Surah Al-Waqiah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Doa Setelah Membaca Surat Al Waqiah

Q: Kapan waktu yang paling baik membaca surat Al Waqiah dan doanya?

A: Waktu yang paling dianjurkan adalah pada malam hari, khususnya setelah salat Isya atau menjelang tidur. Hal ini sejalan dengan pendapat Imam Nawawi dalam Al-Adzkar, bahwa waktu terbaik membaca Al-Qur’an adalah malam hari, terutama sepertiga malam terakhir.

Q: Apakah membaca surat Al Waqiah dan doanya bisa memperlancar rezeki?

A: Banyak ulama menyebutkan bahwa surat Al Waqiah mengandung pelajaran tentang rezeki dan ketetapan Allah. Meski tidak boleh menjadikan surat ini sebagai jaminan otomatis kekayaan, membacanya dengan keyakinan dan diiringi doa adalah bentuk usaha spiritual dalam mendekatkan diri kepada Allah dan memohon rezeki yang halal dan berkah.

Q: Apakah membaca doa setelah surat Al Waqiah termasuk bid’ah?

A: Selama doa tersebut tidak diyakini sebagai kewajiban syariat dan tidak dikaitkan dengan janji tertentu yang tidak ada dalilnya, maka tidak termasuk bid’ah tercela. Membaca doa setelah tilawah adalah amalan yang umum dianjurkan oleh para ulama salaf sebagai bentuk ibadah sunnah yang mubah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6