Sukses

8 Ribuan Guru Gunakan Quipper School untuk Kelas Online dalam Sepekan Terakhir

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai salah satu mitra edtech startup Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Quipper menjadi salah satu pilihan bagi guru dan siswa untuk kegiatan belajar-mengajar online.

Dalam keterangan resminya, Quipper mengklaim Learning Management System (LMS) mereka, Quipper School, terhitung mulai 15 Maret 2020 telah digunakan oleh 8.683 guru dari 4.492 sekolah di seluruh Indonesia.

Angka itu berakumulasi pada terselenggaranya sekitar sekitar 20.000 kelas online yang memungkinkan siswa di wilayah terdampak Covid-19 untuk belajar online.

Ruth Ayu Hapsari, Business Development Manager Quipper Indonesia menyebutkan saat ini penggunaan Quipper School memang sedang meningkat secara signifikan. Menurut Ayu, kenaikan penggunaan Quipper School di pekan awal kebijakan belajar-mengajar online tersebab pandemi Covid-19 merupakan kenaikan tertinggi sepanjang 2020.

"Menurut prediksi kami, kenaikan ini akan terus terjadi seiring bertambahnya sekolah yang menerapkan sistem belajar dari rumah," tutur Ayu melalui keterangan tertulis.

Terlebih, kata Ayu, operator seluler Telkomsel dan Indosat Ooredoo yang memberikan kuota khusus untuk mengakses Quipper, juga berkontribusi pada kenaikan penggunaan Quipper School.

2 dari 3 halaman

10.000 video dan 75.000 soal

Lebih lanjut, pada periode yang sama semua yang terdaftar di Quipper secara keseluruhan telah mengerjakan sekitar 10 juta soal.

Guna mendukung imbauan pemerintah, Quipper menyediakan sistem dan materi pembelajaran online secara gratis untuk guru dan siswa. Tersedia lebih dari 10.000 video dan 75.000 soal untuk jenjang kelas 9 hingga kelas 12.

"Para guru di SMA kami sangat terbantu dengan ketersediaan fitur-fitur yang ada pada aplikasi Quipper. Para guru di SMA kami saat ini sudah membuat rencana materi apa saja yang akan diberikan kepada siswa, baik itu latihan soal maupun tugas untuk membantu siswa dalam persiapan Ujian nasional nanti," ujar Juwana Agung Prabowo, kepala sekolah SMAS Kristen Nasional Anglo Lippo Cikarang.

Juwana mengatakan sejak tahun 2017 SMAS Kristen Nasional Anglo telah memanfaatkan fitur LMS Quipper School untuk mengirim dan mengelola materi pembelajaran, ujian, serta nilai siswa. Selain itu, kata Juwana, para guru juga dapat memantau perkembangan siswa atas tugas-tugas harian secara cepat dan akurat.

(Why/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Realme Terus Pantau Penjualan dan Produksi di Tengah Pandemi Corona
Artikel Selanjutnya
Pandemi Corona Diprediksi Bikin Pendapatan Twitter Menurun