Liputan6.com, Jakarta - China menempati posisi teratas dalam daftar superkomputer tercepat di dunia, setelah LineShine dari Shenzhen menduduki peringkat pertama dalam daftar Top500.
Ini kali pertama sejak 2017, di mana super komputer asal China kembali memimpin daftar bergengsi tersebut. LineShine menggeser El Capitan, superkomputer milik Amerika Serikat yang berada di Lawrence Livermore National Laboratory, California.
LineShine mencatat performa 2,198 exaflops, atau mampu melakukan lebih dari 2 kuintiliun kalkulasi per detik, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Senin (29/6/2026).
Advertisement
Mengejutkannya, LineShine mampu menyalip superkomputer buatan AS tidak mengandalkan GPU layaknya kebanyakan superkomputer modern digunakan untuk kecerdasan buatan atau AI.
Sistem ini berjalan sepenuhnya memakai CPU konvensional, dan membutuhkan daya listrik sekitar 42,2 megawatt. Walau tidak mengandalkan GPU, performa LineShine tetap cukup membawa China ke puncak.
Siapa Saja yang Masuk Lima Besar Top500?
El Capitan milik Departemen Energi AS di Lawrence Livermore National Laboratory, California, kini turun ke peringkat kedua. Dua superkomputer AS lainnya, yang berlokasi di laboratorium nasional di Tennessee dan Illinois mengisi posisi ketiga dan keempat.
Di posisi kelima, superkomputer Jupiter asal Jerman mengalami penurunan peringkat. Kelima mesin tersebut adalah satu-satunya superkomputer exascale yang telah diverifikasi secara publik di seluruh dunia.Â
Negara-negara lain memiliki mesin dalam 10 besar antara lain Italia, Swiss, dan Jepang.
Fungsi Superkomputer Sekelas LineShine
Lalu buat apa sih superkomputer sekelas LineShine ini? Tampil dengan performa 1.000 kali lipat dibandingkan komputer biasa, superkomputer ini digunakan untuk berbagai keperluan skala besar.
Beberapa diantaranya mulai dari pencarian terobosan medis, pemodelan sistem iklim, simulasi ledakan nuklir, prediksi perilaku manusia, hingga pengujian senjata secara virtual.
Kembalinya China ke posisi puncak Top500 juga mempertegas persaingan teknologi dengan AS. Daftar ini kerap dilihat sebagai salah satu indikator kemampuan negara dalam komputasi performa tinggi.
Persaingan tersebut kini makin erat dengan perkembangan AI. Uni Eropa, misalnya, sudah mengumumkan rencana investasi senilai 20 miliar euro untuk membangun fasilitas superkomputer raksasa demi mengembangkan model AI generasi berikutnya.
Google Sewa Superkomputer SpaceX Rp 16,6 Triliun per Bulan
Menjelang penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) di bursa Nasdaq, SpaceX menuai perhatian industri teknologi dunia.
Perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk ini baru saja mengamankan kesepakatan komputasi bernilai tinggi dengan raksasa mesin pencari, Google. Dalam dokumen regulasi yang dirilis Jumat lalu, Google sepakat membayar SpaceX sebesar USD 920 juta atau sekitar Rp 16,6 triliun per bulan.
Kontrak fantastis ini dijadwalkan berlangsung mulai Oktober 2026 hingga Juni 2029. Melalui kerja sama tersebut, Google akan mendapatkan akses superkomputer berupa 110.000 unit GPU NVIDIA, CPU, memori, serta komponen pendukung mutakhir lainnya milik SpaceX.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) milik Google yang tengah menghadapi lonjakan permintaan global. Kesepakatan dengan Google ini menyerupai langkah SpaceX pada akhir Mei 2025 dengan Anthropic, perusahaan rintisan AI saingan berat OpenAI.
Dalam kerja sama tersebut, Anthropic sepakat menggelontorkan USD 1,25 miliar (sekitar Rp 22,6 triliun) per bulan hingga tahun 2029 demi menyewa seluruh kapasitas komputasi di pusat data Colossus 1 dekat Memphis, Tennessee. Pusat data ini awalnya dibangun oleh xAI yang kini melebur ke dalam SpaceX untuk pengembangan AI internal mereka.
Advertisement
Hadapi Lonjakan Permintaan Produk AI
Meskipun nilai kontrak Google mencapai separuh dari kapasitas yang diakses Anthropic di Colossus 1, SpaceX belum membeberkan lokasi pusat data spesifik yang akan digunakan Google. Elon Musk sebelumnya sempat mengisyaratkan bahwa pusat data Colossus 2 akan dicadangkan khusus untuk kepentingan xAI.
Perbedaan fundamental terlihat dari posisi kedua penyewa ini. Sebelum bermitra dengan SpaceX, Anthropic langsung menaikkan batas penggunaan layanannya di hari pengumuman kontrak.
Sebaliknya, Google berada di posisi yang jauh lebih superior, bahkan beberapa estimasi menyebut Google sebagai pemilik tunggal komputasi AI terbesar di dunia saat ini.
Juru bicara Google menyatakan bahwa langkah ini diambil menyusul lonjakan permintaan yang tidak terduga terhadap produk AI teranyar mereka.
"Google Cloud dan SpaceX adalah mitra lama," tulis perwakilan Google dalam pernyataan resminya, dikutip dari Techcrunch, Minggu (7/6/2026).
"Ini adalah perjanjian jangka pendek untuk memastikan kami memiliki bridge capacityguna memenuhi lonjakan permintaan pelanggan terhadap platform agen kami, Gemini Enterprise, yang ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan," ia menambahkan.
Ambisi Besar di Balik Lonjakan Belanja Alphabet
Induk perusahaan Google, Alphabet, memang tengah jor-joran dalam belanja modal. Tahun ini saja, Alphabet telah berkomitmen menggelontorkan lebih dari USD 180 miliar (sekitar Rp 3.257 triliun) dan diproyeksikan melonjak signifikan pada 2027.
Demi menopang kebutuhan dana super besar tersebut, Alphabet menjual saham senilai USD 80 miliar (sekitar Rp 1.447 triliun). Menariknya, dokumen Securities and Exchange Commission (SEC) menunjukkan adanya klausul pembatalan dalam kontrak ini. Baik SpaceX maupun Google memiliki opsi untuk mengakhiri perjanjian dengan pemberitahuan 90 hari setelah 31 Desember 2026.
Akses Google ke pusat data ini akan dimulai secara bertahap hingga September 2026 dengan tarif yang dikurangi.
"Jika kami gagal menyediakan akses ke jumlah GPU yang dijanjikan per 30 September 2026, setelah masa tenggang satu bulan, Google dapat langsung mengakhiri perjanjian atau menerima jumlah GPU yang tersedia dengan pengurangan biaya bulanan," bunyi dokumen pengajuan tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/419279/original/055825100_1744875499-Yus_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366541/original/078274100_1759236038-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_19.32.17_ac0affbe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/155/original/044152800_1745337825-WhatsApp_Image_2025-04-22_at_10.54.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4454500/original/082519100_1686015797-Apple_Vision_Pro_-_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8401842/original/085279900_1782283835-j54t8DKlHn23uknTeppld2XKEyDU7wmnwioUL03G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3941387/original/002153500_1645458919-Xbox_Series_S_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7436017/original/050032300_1780212408-MacBook_Pro_M5_Pro_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377312/original/048394600_1760088267-iPhone_17_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8626113/original/075765800_1782620944-Review_UGreen_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513462/original/091275500_1772014176-Galaxy_S26_Series_02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620010/original/092595300_1782610196-Kode_Redeem_NTE_Terbaru_28_Juni_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472870/original/043345800_1782378529-Realme_P4_Series.jpeg)