Sukses

Elon Musk Dukung Jack Dorsey Tetap Jadi CEO Twitter

Liputan6.com, Jakarta - Elon Musk mendukung Jack Dorsey untuk tetap menjabat sebagai CEO Twitter. Dukungan itu dia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @elonmusk.

"Saya cuma ingin mengatakan bahwa saya mendukung Jack sebagai CEO Twitter," kata pria yang terobsesi membawa manusia ke Mars tersebut.

Di akhir dukungan, dia menyebut Jack Dorsey sebagai sosok yang berhati baik, dengan menambahkan emotikon hati berwarna merah.

Twit Elon Musk merupakan tanggapan atas kabar upaya pelengseran dari investor Twitter. 

Perusahaan investor Twitter Eliott Management Corporation berencana untuk melengserkan pendiri sekaligus CEO Twitter, Jack Dorsey, dari jabatannya.

2 dari 3 halaman

Rentan dilengserkan

Twitter merupakan satu dari sedikit perusahaan teknologi yang dipimpin oleh pendirinya. Meski begitu, kontrol atas Twitter tidak seratus persen di tangan Jack Dorsey.

Pemegang saham memiliki hak voting yang sama dengan Dorsey. Oleh karena itu, posisi Jack Dorsey yang hanya punya hak 2 persen atas perusahaan rentan digulingkan oleh perusahaan investornya, seperti Elliott Management Corporation.

Apalagi, nilai saham Twitter turun pada tahun lalu gara-gara masalah iklan tertarget dan mekanisme berbagi data dengan para partner.

Mengutip Reuters, Senin (2/3/2020), Elliott yang didirikan oleh miliarder Paul Singer kabarnya berupaya memasang orang-orang pilihannya untuk menduduki jabatan eksekutif di Twitter.

3 dari 3 halaman

Belum Pilih Nama Pengganti

Tidak jelas siapa calon pengganti Jack Dorsey yang diajukan oleh Singer. Namun, kabarnya pelengseran kursi kepemimpinan Twitter ini karena beban Jack Dorsey yang kini memimpin dua perusahaan, yakni Twitter dan Square.

Para investor telah mengizinkan Jack Dorsey memimpin kedua perusahaan sejak 2015. Saat itu, untuk kedua kalinya Jack Dorsey menjadi CEO Twitter.

Ia telah menjadi bos Twitter dan memimpin sejak 2006. Pada saat itu masa jabatannya hanya dua tahun dan kemudian digantikan oleh pendiri Twitter lainnya, Ev Williams.

Williams pernah menuding Jack Dorsey merupakan manager yang tidak becus dan tidak cukup fokus dalam mengejar keuntungan Twitter. 

(Why/Ysl)