Sukses

Top 3 Tekno: Pernyataan Pendiri Huawei Bisa sukses di Dunia Tanpa Google

Liputan6.com, Jakarta Artikel tentang CEO Huawei yang mengatakan, perusahaannya bisa jadi vendor smartphone terbesar di dunia jika tidak diblokir Google, menjadi sorotan pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Sabtu (29/11/2019).

Informasi lain yang juga menjadi perhatian datang dari pencurian mata uang digital semakin marak, dan frekuensi ideal 5G untuk smartphone.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Pendiri Huawei Pede Bisa Jadi Nomor 1 di Dunia Tanpa Google

Pemimpin Huawei: Ren Zhengfei. Dok: Time

Beberapa waktu lalu, CEO Huawei Richard Yu menyebut, Huawei bisa jadi vendor smartphone terbesar di dunia, melewati Samsung pada 2019, jika tidak diblokir Google.

Meski demikian, itu tak mengesampingkan kemungkinan Huawei menjadi nomor satu di dunia, bahkan dengan adanya larangan tersebut.

Pasalnya, dalam sebuah wawancara, pendiri Huawei Ren Zhengfei mengatakan, Huawei bisa menjadi pembesut smartphone nomor satu di dunia, tanpa Google.

Baca selengkapnya di sini

 

2 dari 2 halaman

2. Pencurian Mata Uang Digital Melonjak Tajam, Kerugian Tembus Rp 62 Triliun

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Pencurian mata uang digital pada tahun 2019 telah melonjak tajam jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Laporan perusahaan forensik blockchain CipherTrace menyebut, kerugian atas pencurian mata uang digital diperkirakan melonjak menjadi USD 4,4 miliar atau sekitar Rp 62 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun ini.

Angka itu naik 1,5 kali lipat lebih tinggi dari tahun lalu yang mencapai USD 1,7 miliar saja.

Baca selengkapnya di sini

3. Ini Frekuensi Ideal 5G untuk Smartphone

Ilustrasi Foto Jaringan Telpon Seluler atau HP 4G dan 5G. (iSrockphoto)

Kehadiran smartphone yang mendukung jaringan 5G sudah dimulai sejak tahun ini, dan diprediksi terus bertambah di tahun depan. Hal itu tidak lepas dari mulai digelarnya layanan 5G secara komersial di sejumlah negara.

Indonesia juga menjadi salah satu negara yang sudah mulai mempersiapkan kehadiran 5G. Meski belum ada regulasi yang mengatur, termasuk soal frekuensi yang ingin digunakan, pemerintah sudah mulai menyiapkan beberapa opsi.

Salah satu frekuensi yang menjadi opsi adalah 3,5GHz. Frekuensi ini disebut menjadi salah satu yang paling ideal untuk nantinya digunakan untuk penerapan 5G bagi smartphone.

Baca selengkapnya di sini

(Ysl/Isk)

Loading
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Peluncuran Samsung Galaxy Fold Jadi Sorotan
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Jutaan Pengguna Terancam Tak Bisa Pakai WhatsApp pada 2020