Sukses

Lewat Aplikasi Ini Kamu Bisa Punya Bisnis dengan Modal Terbatas

Liputan6.com, Jakarta Menjadi seorang pengusaha sukses memang bukan hal mudah, banyak cobaan dan tantangan yang harus dihadapi. Terlebih bagi kamu yang terbentur dengan modal.

Melalui aplikasi bernama Santara, kamu bisa patungan untuk memiliki sebuah bisnis yang sudah berjalan, sehingga tidak memerlukan modal besar.

Platform urun dana bisnis atau equity crowdfunding (ECF) ini bahkan diklaim aman karena sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Izin ini adalah buah dari kerja keras tim Santara selama setahun terakhir. Mulai dari requirement bisnis, legal, dan terutama requirement secara teknologi. Santara berhasil memenuhi yang disyaratkan OJK,” kata Afrig Wasiso, co-founder dan Vice President Santara dalam keterangannya, Minggu (22/9/2019).

Afrig menuturkan, lewat Santara kita bisa patungan menjadi pemilik cabang bisnis restoran, beauty clinic, minimarket, barbershop, dan bisnis-bisnis lain yang sudah ramai.

"Bahkan ada merek-merek besar yang sudah proses untuk bisa dimiliki bersama oleh masyarakat lewat platform Santara,” ucapnya menambahkan.

 

2 dari 2 halaman

Geser Pola Hidup Konsumtif

Saat ini, sebanyak 8 perusahaan telah mengajukan permohonan izin kepada OJK untuk dapat beroperasi sebagai penyedia platform equity crowdfunding. Santara menjadi yang pertama mendapatkan izin penuh dari OJK.

Afrig kembali menjelaskan bahwa Santara ingin secara perlahan menggeser pola hidup konsumtif masyarakat Indonesia menjadi lebih produktif.

“Di tanggal muda, jangan sampai uang kita selalu habis untuk belanja dan beli-beli barang konsumtif. Beli-beli bisnis saja di Santara. Menyenangkan dan jadi bekal kita untuk masa depan,” ujarnya.

Santara dibentuk oleh sekelompok pengusaha muda Indonesia yang concern terhadap isu scale up atau peningkatan skala bisnis. Direktur Utama Santara, Muhammad Reza Avesena, memiliki pengalaman panjang di bidang finansial teknologi.

Sebagai informasi, Reza pernah beberapa kali mendapatkan award dari IBM Indonesia terkait service excellence.

(Isk/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Jutaan Pengguna Tak Akan Bisa Akses WhatsApp Tahun Depan, Kenapa?
Artikel Selanjutnya
WhatsApp Jadi Aplikasi dengan Angka Unduhan Tertinggi per November 2019