Sukses

Mortal Kombat 11 Batal Rilis di Indonesia, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta - Sebelumnya, gim tarung Mortal Kombat 11 kabarnya akan rilis pada 23 April 2019. Banyak para gamers yang sudah siap untuk memainkanya, tapi sayang gim ini batal masuk ke Indonesia.

Keputusan ini tentunya membuat para gamers Indonesia yang sudah siap mencobanya merasa kecewa dengan keputusan yang dibuat oleh Warner Bros.

Dilansir Gamerant, Jumat (26/4/2019), kabar batalnya Mortal Kombat 11 masuk ke Indonesia mencuat melalui akun Twitter resmi milik Warner Bros yang menjawab pertanyaan dari seorang warganet (Marcellus) yang menanyakan kebenaran mengenai hal tersebut.

"Hello Marcellus! Kami informasikan bahwa Mortal Kombat 11 batal rilis di pasar Indonesia karena pihak kami harus memastikan terlebih dahulu dengan undang-undang yang berlaku di negara tersebut. Keputusan kami dapat ditinjau lebih lanjut di kemudian hari," ungkap Warner Bros lewat akun resmi Twitter-nya.

Batalnya gim ini masuk Indonesia kemungkinan dikhawatirkan bertentangan dengan regulasi, meski begitu Warner Bros menilai mungkin keputusan ini masih bisa diubah ke depannya.

 

2 dari 3 halaman

Menampilkan Kekerasan

Seperti yang kita lihat, tingkat kekerasan ini mudah tampak dalam sejumlah trailer Mortal Kombat 11, yang telah menampilkan kematian beberapa karakter permainan, termasuk yang dari D’Vorah, Kitana, dan Shao Kahn.

Dalam video gim ini penggemar disuguhi tontonan yang mengerikan, mulai dari pemukulan brutal hingga serangga yang muncul dari tubuh karakter yang dibunuh, dan pasti ada lebih banyak lagi dalam permainan.

Tentu saja, dalam Mortal Kombat 11 kematian bukan satu-satunya sumber kekejaman serius dalam permainan. Misalnya, Fatal Blows, seperti yang ada di gudang senjata Jax, juga berupaya menampilkan beberapa serangan yang benar-benar kejam, dan ini akan terjadi di tengah-tengah pertandingan standar.

Sayangnya, para pemain di Indonesia yang bersemangat untuk mengalami 'kebrutalan' ini secara langsung, pada tanggal rilis Mortal Kombat 11, tidak akan memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Seperti yang sudah dikatakan Warner Bros bahwa "Keputusan dapat ditinjau lebih lanjut di kemudian hari," dan dengan demikian tidak semua harapan hilang untuk kelompok penggemar dari gim ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Irak Resmi Blokir Fortnite dan PUBG
Artikel Selanjutnya
The Last of Us Part 2 Meluncur 27 September?