Sukses

Facebook Beberkan Penyebab Instagram Tumbang hingga Berjam-jam

Liputan6.com, Jakarta - Facebook akhirnya berkomentar terkait tumbangnya semua layanan mereka, aplikasi Facebook, Instagram, dan juga WhatsApp.

Seperti diketahui, ketiga aplikasi ini down alias tidak bisa diakses per pada hari ini, Kamis (14/3/2019) sejak pukul 01.00 WIB dini hari waktu setempat.

Facebook dalam pernyataan resminya yang dicuitkan lewat akun Twitter @facebook, mengakui kalau layanannya bermasalah. Mereka pun meminta maaf dan berjanji akan mengatasi masalah ini secepatnya.

Tak cuma itu, raksasa media sosial milik Mark Zuckerberg ini juga meluruskan penyebab tumbangnya layanan mereka bukan dikarenakan serangan siber, melainkan gangguan teknis.

“Kami sadar kalau sejumlah pengguna bermasalah masuk ke Facebook lewat aplikasi. Kami berusaha untuk memperbaikinya secepat mungkin,” ujar Facebook

“Kami kini fokus bekerja memperbaiki isu ini sesegera mungkin. Namun, kami juga ingin memberikan konfirmasi kalau isu ini tidak berhubungan dengan serangan DDoS,” tandasnya.

2 dari 3 halaman

Tak Bisa Diakses di Beberapa Negara

Berdasarkan keterangan situs Down Detector, tumbangnya Facebook dan Instagram berawal dari pukul 01.00 WIB di beberapa negara, mulai Amerika Serikat (AS), beberapa negara di Eropa, Asia, hingga termasuk Indonesia.

Adapun tumbangnya WhatsApp terjadi di sejumlah negara, seperti Paraguay, India, Bangladesh, Argentina, dan juga Brazil. 

3 dari 3 halaman

Instagram Juga Minta Maaf

Instagram juga menyampaikan pengumuman dan permintaan maaf lewat Twitter dan berjanji akan segera menuntaskan masalah ini.

“Kami sadar isu ini berdampak ke pengguna Instagram sekarang, dan pasti rasanya sangat frustrasi. Tim kami bekerja keras untuk memperbaiki masalah ini sesegera mungkin,” kata @instagram lewat twitnya.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

4G Plus Kuat IM3 Ooredoo #MakinKuatInternetan
Loading
Artikel Selanjutnya
Instagram, Facebook, dan WhatsApp Eror, Pengguna Lari ke Twitter
Artikel Selanjutnya
Facebook: Layanan Kami Down Bukan karena Serangan Siber