Sukses

Ups, Gadget Sering Dijadikan Alat untuk Menghindari Interaksi

Liputan6.com, Jakarta - Kaspersky Lab merilis haril survei tentang kecenderungan perilaku pengguna gadget. Hasilnya, sebagian besar responden mengaku berpura-pura sibuk menggunakan gadget untuk menghindari berinteraksi dengan orang lain.

Dikutip dari keterangan resmi Kaspersky, Minggu (30/9/2018), sebanyak 75 persen responden menggunakan gadget atau perangkat terhubung ketika mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan saat situasi tertentu.

Perilaku tersebut merupakan bentuk pengalihan yang digunakan tanpa harus terlihat sibuk atau saat akan menghindari kontak mata dengan seseorang.

Selain itu, Kaspersky menemukan sebanyak 46 persen responden mengaku menggunakan gadget hanya untuk menghabiskan waktu setiap hari. Sebanyak 44 persen menggunakannya sebagai selingan sehari-hari.

Gadget juga berguna bagi mereka yang tidak suka berbicara langsung dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Data lainnya, hampir sepertiga atau 31 persen responden lebih suka melakukan kegiatan seperti memesan taksi atau mencari arah bepergian melalui situs web dan aplikasi, karena merasa lebih mudah daripada harus berbicara dengan orang lain.

Melihat ketergantungan terhadap gadget, apabila perangkat tersebut tidak berfungsi dengan baik maka dapat menyebabkan kepanikan. Sepertiga atau 34 persen responden khawatir mereka tidak akan dapat menghibur diri jika tidak bisa mengakses gadget.

Sebanyak 12 persen khawatir apabila mereka tidak dapat berpura-pura sibuk jika gadget tidak berfungsi.

"Ketergantungan pada perangkat yang terhubung berdampak pada kehidupan kita lebih dari yang diduga.Tidak dipungkiri, dengan terhubung dapat memberikan kemudahan bagi kehidupan modern, tetapi perangkat juga penting untuk membantu orang melewati berbagai situasi sosial yang sulit," ungkap VP Pemasaran Produk Kaspersky Lab, Dmitry Aleshin.

2 dari 2 halaman

Kaspersky Security Cloud

Kaspersky sebagai produsen software keamanan, memiliki solusi keamanan bernama Security Cloud. Solusi ini diklaim membuat koneksi tetap aman dan terlindungi.

Kaspersky Security Cloud dapat melindungi perangkat dari ancaman yang menyusup lewat jaringan, meskipun pengguna menggunakan hotspot WiFi publik yang keamanannya tidak terjamin. Transfer data dapat dilakukan melalui saluran terenkripsi untuk memastikan keamanan data pribadi, sehingga perangkat pengguna terlindungi.

Seain itu, Kaspersky Security Cloud diklaim juga dapat melacak dan melindungi perangkat dari pencurian data. Kunci remote dan fitur locate memastikan perangkat tetap aman sampai pengguna menemukannya.

(Din/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: