Sukses

Steve Jobs Sudah Prediksi Booming e-Commerce Sejak 1996

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Apple sekaligus legenda industri teknologi, Steve Jobs, memang dikenal memiliki pemikiran inovatif dan visioner.

Salah satu buktinya, di dalam buku bertajuk "Steve Jobs: The Next Great Thing", disebutkan bahwa Jobs sudah memprediksi kesuksesan platform toko online yang kini lebih dikenal dengan sebutan e-commerce sejak tahun 1996.

Dalam sebuah wawancara dengan Wired di tahun 1996, Jobs mengatakan bahwa World Wide Web (WWW) memiliki fungsi utama untuk memasarkan produk. Kala itu internet belum mendunia, bahkan eBay selaku situs jual beli online pertama dan terbesar pun belum memulai kiprahnya.

"Siapa yang Anda pikir akan menjadi penerima manfaat utama dari Web? Para penjual. Ini soal perdagangan. Orang-orang akan mengunjungi situs untuk membeli produk," ungkap Jobs kala itu seperti yang dikutip dari laman Wired, Kamis (4/6/2015).

Lebih lanjut Jobs mengatakan, "Web sangatlah demokratis, membuka peluang bagi banyak pihak. Di web, perusahaan kecil dapat menemukan peluang besar. Perusahaan besar menghabiskan ratusan juta dolar, web akan menghilangkan tradisi itu."

Jobs memang tepat dalam memprediksi kekuatan pemasaran online. Namun, ia sama sekali tidak memperhitungkan lini bisnis media sosial. Hal itu pula lah yang menyebabkan Apple gagal bersaing di lini bisnis media sosial.

Mereka sempat memiliki Ping, sebuah media sosial yang "gagal sebelum berkembang". Namun begitu, platform toko online Apple --Apple Store dan Apple AppStore-- berhasil menuai kesuksesan.

(dhi/dew)