Liputan6.com, Jakarta - Perangkat teknologi yang bermunculan belakang ini semakin banyak fungsi dan kegunaannya. Ponsel pintar, kacamata pintar, gelang pintar hingga alat pintar lainnya kemudian lahir untuk membantu manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tak hanya perangkat yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari, perangkat canggih lainnya pun lahir di era serba pintar ini. Misalnya saja perangkat detektor kebohongan. Alat ini dibuat untuk mengetahui apakah seseorang yang sedang berada di hadapan kita sedang berbohong atau tidak.
Perangkat canggih pendeteksi kebohongan ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan asal Jepang. Dibuat dalam desain yang ramping dan model yang sangat mudah dikenakan, membuatnya lebih simpel dibandingkan detektor kebohongan lain yang sudah pernah dibuat.
Diberi nama Kokoro Scanner, perangkat gadget ini mudah dipakai yakni hanya mengenakannya di kepala selayaknya memakai topi. Pembuatnya sendiri membuat desain Kokoro Scanner hampir mirip seperti headset dengan sedikit bulatan di bagian depan wajah penggunanya.
Cara penggunaannya, seperti dikutip Tekno Liputan6.com dari Daily Mail, Senin (8/12/2014), setiap orang yang akan dilakukan uji kebohongan bakal dites melalui sekitar 15 pertanyaan yang sudah ditentukan oleh sistem yang ada di dalamnya.
Dalam menganalisa seseorang berbohong atau tidak, alat ini akan melihat bagaimana denyut jantung, tekanan darah maupun cara mengambil nafas orang tersebut. Setelah itu, lampu indikator yang ada pada alat tersebut akan memberitahukan jika ia sedang berbohong atau tidak.
Terdapat tiga indikator di perangkat ini, yakni berwarna hijau ketika orang yang diuji tidak berbohong. Indikator berwarna kuning menunjukkan kemungkinan seseorang sedang berbohong serta warna merah yang menunjukkan orang itu sedang berbohong.
Untuk memiliki perangkat ini Anda hanya cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 600 ribu. Sayangnya, masih belum ada kabar lebih lengkap soal waktu produk pendeteksi kebohongan ini bakalan dijual secara luas ke pasar. (den/isk)
Gadget Ini Bantu Anda Deteksi Kebohongan
Kokoro Scanner mudah dipakai, hanya perlu dipasang di kepala selayaknya memakai topi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/775777/original/072450700_1417766842-kokoro_scanner.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)