Liputan6.com, Jakarta - Lagu lawas yang sering diputar saat jatuh cinta memiliki daya tarik tersendiri bagi para penikmat musik. Alunan melodi yang lembut, lirik yang puitis, serta cara penyanyi menyampaikan emosi membuat lagu-lagu tersebut mampu menggambarkan perasaan berbunga-bunga ketika seseorang mulai menyukai orang lain.
Meski telah dirilis puluhan tahun lalu, sejumlah lagu romantis dari era 1980-an, 1990-an, hingga awal 2000-an masih akrab di telinga pendengar. Beberapa di antaranya bahkan menjadi pilihan untuk menemani perjalanan bersama pasangan, mengisi daftar putar saat bekerja, hingga menjadi musik latar dalam momen pernikahan.
Tidak hanya lagu Barat, karya musisi Indonesia juga memiliki tempat istimewa di hati pendengarnya. Dari lagu tentang kerinduan hingga ungkapan cinta yang tulus, setiap tembang menawarkan cerita berbeda yang dapat terasa semakin bermakna ketika seseorang sedang jatuh cinta. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (23/10/2026).
Advertisement
1. Kangen – Dewa 19
![[Fimela] Dewa 19 Tamagochill Festival](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Soz1UIUGAaTJ5y52O4bcQEQyvRs=/0x0:1800x998/640x360/filters:quality(75):strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2975063/original/074039100_1574418634-Dewa_19_foto_by_Bambang_E_Ros__3_.jpg)
Bagi pencinta musik Indonesia, Kangen dari Dewa 19 merupakan salah satu lagu romantis yang sulit dilepaskan dari kenangan era 1990-an. Lagu ini termasuk dalam album 19 yang dirilis pada 1992 dan turut mengangkat popularitas band tersebut di industri musik Tanah Air.
Sesuai judulnya, lagu ini menggambarkan perasaan rindu kepada seseorang yang memiliki tempat istimewa di hati. Nuansa emosionalnya terasa melalui perpaduan melodi yang kuat dan vokal yang ekspresif. Tidak mengherankan jika Kangen masih sering diputar ketika seseorang sedang merindukan pasangan atau menjalani hubungan jarak jauh.
Ketika jatuh cinta, kerinduan terhadap orang yang disukai terkadang muncul bahkan setelah baru saja bertemu. Lagu ini mampu mewakili perasaan tersebut tanpa harus mengungkapkannya secara langsung.
2. Bukan Pujangga – Base Jam
Bukan Pujangga menjadi salah satu lagu populer dari Base Jam yang hadir dalam album Ti3a pada 1998. Lagu ini dikenal melalui karakter musik pop yang ringan dan mudah dinikmati, sehingga masih menarik untuk didengarkan oleh penggemar musik era 1990-an.
Daya tarik lagu ini terletak pada gagasan bahwa mengungkapkan cinta tidak harus dilakukan dengan kata-kata indah seperti seorang pujangga. Perasaan tulus dapat disampaikan melalui cara sederhana, termasuk perhatian, sikap, dan kesediaan untuk hadir bagi orang yang disayangi.
Pesan tersebut terasa dekat dengan pengalaman orang yang sedang jatuh cinta, terutama mereka yang kesulitan merangkai kata-kata romantis. Bukan Pujangga cocok menjadi teman mendengarkan musik ketika ingin menikmati suasana santai bersama pasangan.
3. Cantik – Kahitna
Kahitna dikenal sebagai salah satu grup musik Indonesia yang identik dengan lagu-lagu romantis. Cantik merupakan salah satu karya mereka yang populer dan menjadi bagian dari album berjudul sama, yang dirilis pada 1996.
Lagu ini menghadirkan suasana hangat melalui melodi yang lembut dan aransemen pop yang manis. Tema utamanya berkaitan dengan kekaguman terhadap seseorang yang dianggap istimewa. Perasaan tersebut tidak hanya muncul karena penampilan fisik, tetapi juga karena kehadiran orang yang dicintai mampu memberikan kebahagiaan.
Ketika sedang jatuh cinta, hal-hal sederhana dari seseorang sering kali terasa lebih menarik daripada biasanya. Senyumnya, cara berbicara, atau kebiasaannya sehari-hari dapat menimbulkan rasa kagum yang sulit dijelaskan. Cantik menjadi salah satu lagu yang pas untuk menggambarkan perasaan tersebut.
4. My Love – Westlife
My Love merupakan salah satu lagu Westlife yang populer pada awal 2000-an dan menjadi bagian dari album Coast to Coast yang dirilis pada 2000. Lagu ini dikenal luas berkat melodi yang emosional, harmonisasi vokal khas boyband Irlandia tersebut, serta nuansa romantis yang mudah melekat di ingatan.
Lagu ini banyak dikaitkan dengan perasaan rindu dan keinginan untuk kembali bersama seseorang yang dicintai. Suasananya cocok untuk menemani momen ketika seseorang sedang memikirkan pasangan atau berharap bisa segera bertemu setelah lama terpisah.
Bagi mereka yang tumbuh bersama musik pop era 1990-an dan 2000-an, My Love juga menghadirkan nostalgia tersendiri. Lagu ini bisa mengingatkan pendengar pada masa ketika kaset, CD, radio, dan acara musik televisi menjadi bagian dari keseharian.
5. Can't Help Falling in Love – Elvis Presley
Lagu klasik yang dipopulerkan Elvis Presley ini menjadi salah satu tembang cinta yang tetap dikenal lintas generasi. Melodinya lembut dan sederhana, sedangkan pesan utamanya menggambarkan perasaan jatuh cinta yang tumbuh secara alami.
Ada kalanya seseorang tidak merencanakan untuk jatuh cinta. Perasaan itu muncul perlahan melalui percakapan, kebersamaan, atau perhatian kecil yang diberikan oleh orang lain. Lagu ini menggambarkan pengalaman tersebut dengan nuansa romantis yang tenang.
Can't Help Falling in Love juga sering dipilih sebagai musik pengiring pernikahan karena suasananya mendukung momen yang intim dan penuh perasaan. Bagi pasangan yang sedang menikmati awal hubungan, lagu ini cocok diputar ketika menghabiskan waktu bersama tanpa perlu suasana yang terlalu ramai.
Advertisement
6. Endless Love – Lionel Richie dan Diana Ross
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4419449/original/082837800_1683538878-Thumbnail_Liputan6.com-3.jpg)
Endless Love merupakan lagu duet romantis Lionel Richie dan Diana Ross yang dirilis pada 1981. Perpaduan suara kedua penyanyi tersebut menghasilkan suasana intim yang menjadikan lagu ini salah satu balada cinta terkenal dari era 1980-an.
Sesuai judulnya, Endless Love berbicara tentang cinta yang mendalam dan keinginan untuk berbagi kehidupan dengan seseorang yang dianggap sangat berarti. Lagu ini tidak sekadar menggambarkan ketertarikan, tetapi juga komitmen dan kedekatan emosional.
Ketika hubungan mulai berkembang dari rasa suka menjadi perasaan yang lebih serius, lagu ini bisa menjadi pilihan untuk menggambarkan harapan terhadap masa depan bersama. Tidak heran jika Endless Love juga sering masuk dalam daftar putar romantis untuk acara pertunangan dan pernikahan.
7. I Will Always Love You – Whitney Houston
I Will Always Love You yang dibawakan Whitney Houston dikenal melalui vokal yang kuat dan penuh penghayatan. Lagu ini semakin melekat dalam ingatan publik setelah menjadi bagian dari film The Bodyguard yang dirilis pada 1992.
Meskipun sering diasosiasikan dengan romantisme, lagu ini memiliki makna yang lebih kompleks. Ceritanya juga berkaitan dengan perpisahan dan keinginan untuk tetap menyimpan kasih sayang meskipun dua orang tidak lagi bersama.
Bagi seseorang yang sedang jatuh cinta, lagu ini dapat mengingatkan bahwa mencintai bukan hanya tentang kebahagiaan saat bersama. Ada pula penghargaan terhadap perasaan orang lain dan kenangan yang telah dibangun. Nuansa emosionalnya cocok untuk pendengar yang menyukai balada dengan vokal megah dan dramatis.
8. Nothing's Gonna Change My Love for You – George Benson
Lagu yang dipopulerkan George Benson ini dikenal melalui aransemen lembut dan pesan tentang kesetiaan. Tembang tersebut kemudian juga dikenal luas melalui berbagai versi yang dibawakan penyanyi lain.
Lirik dan suasana musiknya menggambarkan keyakinan bahwa cinta tidak mudah berubah meskipun keadaan di sekitar mengalami banyak perbedaan. Pesan tersebut terasa relevan bagi pasangan yang ingin membangun hubungan dengan rasa percaya dan komitmen.
Saat sedang jatuh cinta, seseorang biasanya mulai membayangkan bagaimana hubungan itu dapat bertahan dalam jangka panjang. Nothing's Gonna Change My Love for You menjadi pilihan bagi pendengar yang menyukai lagu romantis dengan pesan sederhana, tetapi penuh harapan.
9. You're Still the One – Shania Twain
You're Still the One merupakan lagu Shania Twain dari album Come On Over yang dirilis pada 1997. Lagu ini dikenal luas karena menggambarkan hubungan yang mampu bertahan meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Berbeda dari lagu yang hanya berfokus pada debar-debar awal jatuh cinta, tembang ini menyoroti kebahagiaan ketika seseorang tetap memilih pasangan yang sama setelah melewati waktu bersama. Nuansanya terasa hangat, dewasa, dan penuh rasa syukur.
Lagu ini cocok untuk pasangan yang sedang merayakan hari jadi hubungan atau mengenang perjalanan cinta mereka. Namun, bagi orang yang baru jatuh cinta, You're Still the One juga bisa menjadi pengingat tentang harapan sederhana untuk tetap bersama orang yang disayangi.
10. I Don't Want to Miss a Thing – Aerosmith
Lagu yang dibawakan Aerosmith ini menjadi populer setelah digunakan sebagai bagian dari film Armageddon pada 1998. Berbeda dari balada yang mengandalkan suasana tenang sepanjang lagu, tembang ini memadukan nuansa romantis dengan aransemen rock yang kuat.
Pesan utamanya berkaitan dengan keinginan untuk menikmati setiap momen bersama orang yang dicintai. Bahkan ketika sedang beristirahat, kebersamaan dengan pasangan terasa begitu berharga sehingga tidak ingin ada satu pun momen yang terlewatkan.
Perasaan tersebut sering muncul ketika seseorang sedang berada dalam fase awal jatuh cinta. Waktu terasa berjalan cepat saat bersama orang yang disukai, sedangkan perpisahan singkat bisa menimbulkan kerinduan. Lagu ini cocok untuk pendengar yang menyukai musik cinta dengan emosi besar dan melodi yang mengesankan.
11. How Deep Is Your Love – Bee Gees
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4689830/original/087761900_1702875780-Snapinsta.app_362912450_18372722839049020_4934771900729985807_n_1080.jpg)
Bee Gees menghadirkan salah satu lagu romantis yang mudah dikenali melalui How Deep Is Your Love. Lagu ini dirilis pada 1977 dan menjadi bagian dari album Saturday Night Fever, yang memiliki pengaruh besar terhadap popularitas musik era tersebut.
Meski Bee Gees juga dikenal dengan lagu-lagu bernuansa disko, How Deep Is Your Love menawarkan suasana lebih lembut. Harmonisasi vokal yang khas membuat lagu ini terasa hangat, sementara temanya menyoroti kedalaman perasaan dan kebutuhan akan keyakinan dalam hubungan.
Ketika jatuh cinta, seseorang tidak hanya ingin mengetahui apakah perasaannya berbalas, tetapi juga ingin memahami seberapa besar arti hubungan tersebut bagi pasangannya. How Deep Is Your Love cocok untuk menemani momen ketika dua orang mulai membicarakan perasaan dengan lebih terbuka.
12. Unchained Melody – The Righteous Brothers
Unchained Melody pertama kali diperkenalkan pada 1955 dan kemudian menjadi sangat populer melalui versi The Righteous Brothers yang dirilis pada 1965. Lagu ini dikenal dengan vokal emosional dan melodi yang perlahan membangun suasana kerinduan.
Tema utamanya berkaitan dengan keinginan untuk kembali dekat dengan seseorang yang dicintai. Perasaan rindu digambarkan dengan intensitas yang kuat, sehingga pendengar dapat merasakan kesepian sekaligus harapan untuk kembali bersama.
Unchained Melody juga semakin dikenal oleh generasi berikutnya setelah digunakan dalam film Ghost pada 1990. Lagu ini sesuai bagi mereka yang menyukai musik klasik dengan nuansa dramatis, terutama ketika sedang menjalani hubungan jarak jauh atau terpisah untuk sementara waktu.
13. Wonderful Tonight – Eric Clapton
Wonderful Tonight merupakan lagu Eric Clapton yang dirilis pada 1977. Lagu ini memiliki karakter musik yang tenang dengan petikan gitar lembut, sehingga cocok diputar ketika ingin menciptakan suasana romantis tanpa kesan berlebihan.
Daya tariknya terletak pada penggambaran kekaguman terhadap pasangan dalam situasi sehari-hari. Tidak harus melalui hadiah mahal atau peristiwa besar, rasa cinta dapat terlihat dari cara seseorang memandang, menemani, dan menghargai orang yang disayanginya.
Pesan tersebut membuat Wonderful Tonight terasa dekat dengan pengalaman banyak pasangan. Lagu ini bisa menjadi teman saat makan malam berdua, menikmati perjalanan malam, atau sekadar duduk bersama setelah menjalani hari yang panjang.
14. Just the Two of Us – Bill Withers dan Grover Washington Jr.
Just the Two of Us yang dipopulerkan Bill Withers bersama Grover Washington Jr. pada 1981 menghadirkan nuansa romantis dengan sentuhan jazz, soul, dan R&B. Irama yang santai membuat lagu ini berbeda dari balada cinta yang cenderung melankolis.
Lagu ini menggambarkan kebersamaan dua orang yang ingin membangun sesuatu bersama. Pesannya bukan hanya tentang ketertarikan romantis, melainkan juga kerja sama, kepercayaan, dan keinginan untuk menghadapi kehidupan sebagai pasangan.
Karakter musiknya membuat Just the Two of Us cocok diputar ketika bersantai bersama orang terkasih. Bagi pendengar yang menyukai lagu romantis dengan suasana ringan, tembang ini bisa menjadi alternatif dari balada yang terlalu emosional.
15. I Wanna Grow Old with You – Westlife
Westlife kembali menghadirkan lagu romantis melalui I Wanna Grow Old with You, salah satu tembang yang dikenal di kalangan penggemar musik pop awal 2000-an. Lagu ini menggambarkan harapan untuk menjalani kehidupan bersama seseorang hingga usia tua.
Berbeda dari lagu yang hanya menceritakan rasa kagum atau kerinduan, tembang ini membawa gambaran cinta yang berorientasi pada masa depan. Kebersamaan tidak hanya dibayangkan dalam momen indah, tetapi juga dalam perjalanan panjang yang dipenuhi perubahan dan pengalaman hidup.
Bagi seseorang yang sedang jatuh cinta, membayangkan masa depan bersama pasangan terkadang menjadi bagian yang menyenangkan. I Wanna Grow Old with You dapat menemani perasaan tersebut sekaligus menghadirkan nostalgia bagi pendengar yang tumbuh bersama lagu-lagu Westlife.
Advertisement
Mengapa Lagu Lawas Tetap Menarik Didengarkan Saat Jatuh Cinta?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499950/original/004590200_1625285832-tobias-tullius-JdJrqv7BzhM-unsplash_Fotor.jpg)
Ada beberapa alasan mengapa lagu romantis dari masa lalu masih sering diputar meskipun pilihan musik saat ini semakin beragam.
Pertama, liriknya cenderung menonjolkan cerita dan emosi. Banyak lagu lawas menggambarkan kerinduan, kesetiaan, kekaguman, dan harapan untuk hidup bersama melalui kata-kata yang mudah dipahami. Pendengar pun dapat menghubungkan cerita tersebut dengan pengalaman pribadi.
Kedua, melodinya membangkitkan nostalgia. Lagu yang pernah didengar ketika remaja atau saat mengalami cinta pertama bisa mengingatkan seseorang pada kenangan tertentu. Ketika diputar kembali, musik tersebut dapat menghadirkan suasana emosional yang terasa akrab.
Ketiga, lagu lawas memiliki karakter musik yang beragam. Ada balada lembut seperti Endless Love, lagu dengan vokal kuat seperti I Will Always Love You, hingga musik yang lebih santai seperti Just the Two of Us. Pendengar dapat memilih lagu sesuai suasana hati dan karakter hubungan yang sedang dijalani.
Selain itu, lagu romantis lawas kerap dipilih untuk acara pernikahan karena dapat dinikmati berbagai kelompok usia. Musik tersebut mampu menghubungkan kenangan generasi yang lebih tua dengan pengalaman pasangan yang sedang merayakan hubungan mereka.
Pada akhirnya, lagu yang paling cocok untuk menemani jatuh cinta tidak harus berasal dari era tertentu. Yang terpenting adalah bagaimana melodi dan pesan di dalamnya mampu mewakili perasaan pendengarnya. Karena itulah, lagu lawas yang sering diputar saat jatuh cinta tetap memiliki tempat istimewa dalam daftar putar banyak orang.
Tanya Jawab Seputar Lagu Lawas
1. Apa yang dimaksud dengan lagu lawas?
Lagu lawas adalah lagu yang dirilis pada masa lalu dan masih didengarkan hingga sekarang. Istilah ini bersifat relatif karena lagu yang dianggap lawas oleh satu generasi mungkin masih tergolong baru bagi generasi lainnya.
2. Apa saja lagu lawas yang romantis untuk didengarkan bersama pasangan?
Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Kangen dari Dewa 19, Cantik dari Kahitna, Can't Help Falling in Love dari Elvis Presley, Endless Love dari Lionel Richie dan Diana Ross, serta Wonderful Tonight dari Eric Clapton.
3. Mengapa lagu lawas sering mengingatkan seseorang pada cinta pertama?
Musik dapat berkaitan dengan pengalaman dan kenangan tertentu. Lagu yang sering didengarkan ketika seseorang mengalami cinta pertama bisa memunculkan kembali ingatan tentang suasana, orang, atau peristiwa pada masa tersebut.
4. Apa lagu lawas yang cocok untuk playlist pernikahan?
Pilihan yang populer untuk suasana romantis antara lain Can't Help Falling in Love, Endless Love, I Will Always Love You, You're Still the One, dan Unchained Melody. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan suasana acara serta selera pasangan.
5. Apakah lagu lawas Indonesia juga cocok untuk menemani jatuh cinta?
Tentu saja. Lagu seperti Kangen dari Dewa 19, Bukan Pujangga dari Base Jam, dan Cantik dari Kahitna memiliki tema yang dekat dengan pengalaman cinta dan kerinduan. Lagu-lagu tersebut juga menghadirkan nuansa nostalgia bagi pendengar musik Indonesia.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317491/original/033296400_1786015761-filip-VHf4jqrUu7g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366384/original/058765100_1791264227-pexels-keira-burton-6147236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345340/original/027656000_1789029490-2c8adb3f-7aa7-4b04-bba4-4a84295493b6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290457/original/069623600_1783482040-e49b4bab-47a4-4afe-9a4b-2fcaba578a83.jpg)