KapanLagi Pensi Bareng 2026 di SMAN 35 Jakarta, Ini Daftar Para Juaranya

KapanLagi Pensi Bareng 2026 di SMAN 35 Jakarta melahirkan tiga pemenang dengan penampilan terbaik, meski waktu persiapan mereka terbatas.

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 13:05 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - KapanLagi Pensi Bareng 2026 di SMAN 35 Jakarta sukses menghadirkan penampilan luar biasa dari para pemenang yang hanya berbekal persiapan latihan relatif singkat dengan berbagai kendala masing-masing. Menyengatnya terik matahari tak menyurutkan kualitas pertunjukan mereka. Sebaliknya, mereka justru tampil percaya diri dengan semangat yang membara di hadapan dewan juri dan seluruh warga sekolah.

Dukungan kesegaran dari AQUA dan Mizone turut membantu menjaga asupan mineral tubuh mereka, sehingga stamina dan fokus tetap terjaga optimal di tengah performa aksi panggungnya. Penonton yang terdiri dari para siswa-siswi hingga bapak dan ibu guru pun tampak begitu menikmati setiap sesi unjuk bakat, selalu mengiringi akhir penampilan para peserta dengan gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai kegembiraan.

Pesona Tari Tradisional Sang Juara Utama

Gelar juara pertama sukses diraih oleh Freya Delovia yang membawakan tari tradisional Betawi bertajuk Nandak Ganjen. Karakter tarian yang lincah, energik, dan sarat akan pesan semangat berhasil disalurkan Freya dengan sangat memikat hingga memukau seluruh penonton.

Ketekunannya dalam mengasah bakat tari sejak duduk di bangku SMP kini membuahkan hasil manis dan mengantarkannya menjadi juara satu KapanLagi Pensi Bareng 2026 di SMAN 35 Jakarta.

Sebelumnya, Freya memang sudah mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara pertama pada ajang FLS2N. Dalam persiapannya menghadapi pensi kali ini, ia mengaku tidak menemui kendala karena telah menguasai tarian tersebut dengan sangat baik. Meski begitu, ia tetap tak menyangka namanya akan keluar sebagai pemenang utama.

 

Sempat Tak Percaya Diri akan Juara

"Sejujurnya aku gak begitu pede untuk meraih kejuaraan, aku kira yang akan juara satu mungkin dari kategori band. Tapi ternyata aku yang jadi juara satu, dan seneng banget" ucap Freya Delovia.

Freya juga menyampaikan harapannya untuk KapanLagi Pensi Bareng agar ke depannya dapat terus berkembang, makin sukses, dan menyajikan kemeriahan yang lebih seru lagi.

Kisah di Balik Pembentukan Band NaCL

Perjalanan terbentuknya band NaCL berawal dari kegiatan ekstrakurikuler musik saat para anggotanya masih duduk di kelas 10 SMAN 35 Jakarta. Berawal dari ajakan sang ketua ekskul serta hubungan pertemanan yang sudah terjalin, personel awal seperti Bagas Adhiansyah dan Arkan Al Faridzi mulai mengumpulkan anggota lainnya, yaitu ada Galih Adrianto sebagai drummer, Mandala Ibni sebagai bassist, Jemima Gendis sebagai pianist/keyboardist/vovalist, dan Glayds Calista sebagai vocalist.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Meski berawal dari latihan santai di studio, kecocokan dan chemistry di antara para siswa kelas 11 ini akhirnya mendorong mereka mantap mengusung nama NaCL untuk tampil di berbagai panggung dan ajang perlombaan sekolah. Kerja sama tim serta kesabaran antarpersonel dalam saling mengajari teori dan teknik bermusik menjadi kunci utama perkembangan kemampuan tiap anggota. Menariknya, dalam menghadapi ajang KapanLagi Pensi Bareng 2026, NaCL hanya berbekal waktu latihan yang sangat singkat selama tiga hari. 

Halaman
Show All
Febi Anindya KiranaTim Redaksi
Copy Link
Batalkan