Liputan6.com, New York - Pemerintah New York, Amerika Seikat baru saja merancang undang-undang yang melarang warganya untuk membidik foto selfie dengan harimau. Jika pecinta selfie melanggar peraturan baru itu, mereka akan dikenakan denda hingga US$ 500 atau sekitar Rp 6 jutaan.
Menurut yang dilansir Business Insider, dalam undang-undang itu pemerintah setempat juga melarang warganya untuk memeluk, menepuk atau menyentuh hewan pemakan daging tersebut.
Di kota New York sendiri, pria yang berpose selfie dengan harimau sedang tren. Biasanya foto selfie itu digunakan untuk foto profil di beberapa aplikasi kencan, seperti Tinder dan OKCupit, yang tak lain adalah untuk menarik perhatian calon pasangan.
Anggota dewan Manhattan, Linda Rosenthal, adalah orang yang mengajukan undang-undang itu karena ia melihat banyak pria yang mengabadikan foto selfie dengan harimau lalu mem-posting-nya ke Tinder.
"Undang-undang itu perlu diberlakukan, mengingat dalam 15 tahun terakhir ada sekitar tujuh warga yang terluka oleh harimau," kata Linda kepada Wall Street Journal.
Dalam hal ini, pria diketahui paling banyak melakukan selfie dengan harimau ketimbang wanita. Sementara itu rancangan undang-undang itu belum ditandatangani oleh Gubernur New York Andrew Cuomo dan sedang dipelajari oleh pemerintah setempat.
Sejauh ini, peraturan yang melarang warganya untuk menyentuh harimau saat melakukan selfie baru pemerintah New York saja. "Mereka masih bisa berpose dengan beruang atau monyet," tegas Rosenthal.
Selfie Dengan Harimau Bisa Didenda Jutaan Rupiah
Jika pecinta selfie melanggar peraturan ini mereka akan dikenakan denda hingga jutaan rupiah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/696458/original/selfie_harimau.png)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327023/original/098792800_1787047915-Orang_yang_tidak_mau_difoto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168510/original/035354800_1742449408-20_maret_2025-2.jpg)