:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5057608/original/085918800_1734597170-WhatsApp_Image_2024-12-19_at_14.07.11.jpeg)
- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Topik Terkait
Bencana banjir dan longsor skala besar melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada periode November hingga Desember 2025, mengakibatkan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang signifikan. Peristiwa ini dipicu oleh kombinasi curah hujan ekstrem dan kerusakan lingkungan yang parah, menyebabkan ribuan korban jiwa dan kerugian materi yang mencapai triliunan rupiah.
Berita UtamaBanjir Sumatera: Update Terbaru Longsor dan Banjir Bandang di Wilayah Sumut, Sumbar, dan Aceh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5057608/original/085918800_1734597170-WhatsApp_Image_2024-12-19_at_14.07.11.jpeg)
Dampak dan Penyebab Utama Banjir Sumatera
- Total Korban Jiwa: 1.006 orang (akumulasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 13 Desember 2025) .
- Korban Hilang: 217 orang (dari 226 nama) .
- Kerugian Ekonomi Nasional: Diperkirakan mencapai Rp 68,67 triliun per 30 November 2025, setara 0,29% penurunan PDB nasional .
- Kerugian Materi Langsung: Sekitar Rp 2,2 triliun di tiga provinsi terdampak .
- Penyebab Utama: Curah hujan tinggi (lebih dari 150 mm) di puncak musim hujan dan kerusakan tata ruang serta ekologi akibat alih fungsi lahan masif (pembalakan liar, perkebunan sawit, pertambangan) .
- Status Bencana: Belum ditetapkan sebagai bencana nasional, namun status tanggap darurat diperpanjang di beberapa wilayah seperti Sumatera Utara .
Pemerintah terus berupaya menangani dampak bencana melalui perpanjangan status tanggap darurat, evakuasi, pencarian korban, serta pemulihan akses dan distribusi bantuan, meskipun desakan untuk menetapkan status bencana nasional belum dipenuhi. Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur juga sedang disiapkan untuk mengatasi kerusakan yang meluas.
Dampak dan Kerugian Banjir Sumatera
Banjir Sumatera pada November 2025 menyebabkan kerugian ekonomi nasional sebesar Rp 68,67 triliun dan kerugian materi langsung Rp 2,2 triliun di tiga provinsi, serta total 1.006 korban jiwa.
Dampak bencana banjir dan longsor di Sumatera pada November 2025 telah menimbulkan kerugian yang sangat besar, baik dari segi kemanusiaan maupun ekonomi, yang diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah.
Kerugian Ekonomi dan Kemanusiaan Akibat Banjir Sumatera
- Bencana ini diproyeksikan telah menimbulkan kerugian ekonomi nasional sebesar Rp 68,67 triliun per 30 November 2025, setara dengan 0,29 persen penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional .
- Kerugian materi langsung di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat) diperkirakan mencapai Rp 2,2 triliun .
- Khusus di Sumatera Barat, estimasi kerugian sementara mencapai sekitar Rp 1,78 triliun .
- Total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 1.006 jiwa hingga 13 Desember 2025 .
- Di Sumatera Barat saja, tercatat 129 orang meninggal dunia, 86 orang masih hilang, dan 110.616 jiwa mengungsi hingga 30 November 2025 .
- Bencana ini diklaim sebagai akibat dari bencana ekologis yang dipicu oleh alih fungsi lahan masif, terutama deforestasi untuk perkebunan sawit dan pertambangan, dengan kerugian yang jauh melampaui kontribusi pendapatan dari sektor-sektor tersebut .
Kerugian yang ditimbulkan oleh banjir Sumatera menggarisbawahi dampak serius dari kerusakan lingkungan dan menuntut evaluasi ulang terhadap kebijakan tata ruang dan eksploitasi sumber daya alam.
Update Terkini Banjir Sumatera Utara
Banjir di Sumatera Utara menyebabkan 349 korban jiwa hingga 13 Desember 2025, dengan Bareskrim Polri mengusut dugaan pembalakan liar oleh korporasi PT TBS sebagai penyebab bencana.
Bencana banjir yang melanda Sumatera Utara telah menimbulkan dampak serius, dengan ratusan korban jiwa dan kerugian material. Pihak berwenang tengah menyelidiki dugaan keterlibatan korporasi dalam pembalakan liar yang disinyalir menjadi pemicu banjir.
Dampak dan Penanganan Banjir Sumatera Utara
- Hingga Sabtu, 13 Desember 2025, jumlah korban jiwa di Provinsi Sumatera Utara mencapai 349 orang dari total 1.006 jiwa di tiga provinsi terdampak .
- Bareskrim Polri akan menjerat pelaku pembalakan liar yang diduga menyebabkan banjir di Sumatera Utara dengan pidana lingkungan hidup dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) .
- Satu korporasi, PT TBS, yang beroperasi di daerah aliran sungai (DAS) Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, sedang didalami keterlibatannya oleh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni .
- Tersangka terkait bencana ini akan diumumkan pada akhir pekan ini, setelah proses penyidikan di DAS Garoga (Tapanuli Selatan) dan Sungai Anggoli (Tapanuli Tengah) .
- Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara diperpanjang selama dua minggu ke depan karena 18 kabupaten/kota masih belum aman .
Penanganan bencana di Sumatera Utara terus berlanjut, fokus pada evakuasi, pemulihan, dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang memperparah dampak banjir.
Update Terkini Banjir Aceh
Banjir di Aceh mengakibatkan 414 korban jiwa hingga 13 Desember 2025, dengan insiden jenazah terangkat dari makam dan upaya pembersihan masjid yang terendam lumpur.
Provinsi Aceh menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir dan longsor, dengan ratusan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Berbagai insiden tragis dan upaya pemulihan masif terjadi di daerah ini.
Dampak dan Upaya Pemulihan Banjir Aceh
- Jumlah korban jiwa di Aceh mencapai 414 orang hingga Sabtu, 13 Desember 2025 .
- Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Aceh Timur, di mana jenazah lengkap dengan kain kafan ditemukan terseret arus banjir dan masuk ke rumah warga setelah terangkat dari makam .
- Personel Polri dan warga bergotong royong membersihkan Masjid Raya Al-Furqan di Aceh Tamiang yang terendam lumpur tebal akibat bencana .
- Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran sebesar Rp 60 juta per rumah untuk membantu korban terdampak mengganti atau memperbaiki hunian yang rusak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat .
- Total rumah masyarakat yang rusak di tiga provinsi tersebut mencapai 37.546 unit, termasuk yang rusak berat dan hilang .
Meskipun menghadapi tantangan besar, upaya pemulihan di Aceh terus dilakukan, termasuk pembersihan fasilitas umum dan penyaluran bantuan untuk perbaikan hunian warga terdampak.
Update Terkini Banjir Sumatera Barat
Banjir dan longsor di Sumatera Barat menyebabkan 129 orang meninggal dunia, 86 hilang, dan 110.616 jiwa mengungsi hingga 30 November 2025, dengan kerugian mencapai Rp 1,78 triliun.
Sumatera Barat mengalami dampak parah akibat banjir bandang dan longsor, dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi yang terus bertambah, serta kerugian ekonomi yang signifikan. Bencana ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Korban dan Kerugian Banjir Sumatera Barat
- Hingga Minggu, 30 November 2025, tercatat 129 orang meninggal dunia dan 86 orang masih hilang di Sumatera Barat .
- Sebanyak 110.616 jiwa atau 19.360 KK harus mengungsi akibat bencana ini .
- Kabupaten Agam menjadi daerah paling terdampak dengan 87 orang meninggal dunia dan 76 lainnya masih hilang .
- Estimasi kerugian sementara akibat bencana di Sumatera Barat diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,78 triliun .
- Kejaksaan Agung merinci 11 korporasi diduga menjadi penyebab banjir di Sumatera Barat karena merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Dingin, Kuranji, Anai Kota Padang dan Padang Panjang . Perusahaan tersebut antara lain PT SBI, PT DDP, PT PJA, PT SSE, PT LAK, PT BEN, PT SM, MMP, JAM, PT AMP, dan PT IS .
Skala bencana di Sumatera Barat menuntut respons cepat dan komprehensif, baik dalam penanganan korban maupun investigasi terhadap faktor-faktor penyebab, termasuk dugaan kerusakan lingkungan oleh korporasi.
Penyebab Banjir di Sumatera
Banjir parah di Sumatera disebabkan oleh kombinasi curah hujan ekstrem selama puncak musim hujan dan kerusakan tata ruang serta ekologi akibat alih fungsi lahan masif oleh korporasi.
Bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera bukan hanya disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, melainkan juga diperparah oleh kerusakan lingkungan dan tata ruang yang telah berlangsung lama.
Faktor-faktor Pemicu Banjir di Sumatera
- Wilayah Sumatera bagian utara, termasuk Tapanuli, sedang berada pada puncak musim hujan dengan pola hujan sepanjang tahun atau dua puncak hujan dalam satu tahun .
- Curah hujan di wilayah terdampak tercatat lebih dari 150 milimeter selama periode bencana .
- Pengamat tata ruang, Prof Putu Rumawan Salain, menegaskan bahwa bencana ini bukan semata-mata dipicu cuaca ekstrem, melainkan rusaknya tata ruang dan ekologi di kawasan hulu dan hilir .
- Alih fungsi lahan masif, terutama deforestasi untuk perkebunan sawit dan pertambangan, diklaim sebagai penyebab utama bencana ekologis ini .
- Kejaksaan Agung merinci daftar perusahaan yang diduga menjadi penyebab banjir dan longsor di Sumatera, termasuk 11 korporasi di Sumatera Barat yang merusak DAS Air Dingin, Kuranji, Anai Kota Padang dan Padang Panjang .
Analisis menunjukkan bahwa banjir di Sumatera merupakan hasil dari interaksi kompleks antara kondisi iklim alami dan aktivitas manusia yang merusak lingkungan, menyoroti pentingnya pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan.
Status dan Penanganan Bencana Banjir Sumatera
Pemerintah belum menetapkan banjir Sumatera sebagai bencana nasional, namun status tanggap darurat diperpanjang di Sumatera Utara, dan Presiden Prabowo memastikan penanganan serta pembentukan satgas rehabilitasi.
Meskipun skala bencana banjir di Sumatera sangat besar, pemerintah pusat belum menetapkannya sebagai bencana nasional, namun berbagai upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan di tingkat daerah dan nasional.
Status dan Upaya Penanganan Bencana
- Kepala BNPB, Suharyanto, menjelaskan bahwa skala dan karakteristik bencana di Sumatera saat ini belum memenuhi kriteria penetapan status bencana nasional, yang sebelumnya hanya diterapkan untuk Covid-19 dan Tsunami 2004 .
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah telah mengerahkan semua kekuatan untuk menangani dampak banjir di Sumatera dan situasi di daerah bencana sudah terkendali .
- Prabowo juga telah menyiapkan badan atau satuan tugas khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di tiga provinsi terdampak banjir .
- Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara diperpanjang selama dua minggu ke depan karena 18 kabupaten/kota masih memerlukan perhatian serius .
- Pemerintah pusat (BNPB) bersama TNI/Polri dan relawan terus memfokuskan upaya evakuasi, pencarian korban, serta pemulihan akses jalan dan jembatan .
Penanganan bencana di Sumatera tetap menjadi prioritas pemerintah, dengan fokus pada respons darurat, pemulihan infrastruktur, dan bantuan kepada korban, meskipun tanpa status bencana nasional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446478/original/007337400_1765891879-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431502/original/026363700_1764740445-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5459861/original/017649500_1767177599-251231-momen-prabowo-tanya-polisi-saat-tinjau-lokasi-bencana-langsung-dijawab-ini-lantang-843bb4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5457274/original/057763500_1766993637-251229-kemensos-bagi-bagi-rp450-ribu-orang-tiap-bulan-korban-bencana-sumatera-untuk-apa-982a0f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431502/original/026363700_1764740445-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433443/original/041273600_1764844182-Banner_Infografis_Kerugian_Sumatera_H.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431089/original/098517600_1764725588-PascaBencana_Sumbar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426790/original/085175100_1764317617-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5430002/original/070777600_1764649359-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5434115/original/036697900_1764915185-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184998/original/076103600_1665209232-Logopit_1665208736734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433995/original/041249400_1764908788-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446612/original/048709000_1765932774-Polisi_Bersihkan_Tempat_Ibadah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5057608/original/085918800_1734597170-WhatsApp_Image_2024-12-19_at_14.07.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428264/original/081069600_1764487779-WhatsApp_Image_2025-11-30_at_14.03.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444943/original/001295600_1765792958-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425182/original/053410500_1764215871-WhatsApp_Image_2025-11-26_at_19.32.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425608/original/030263200_1764232311-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426970/original/092425800_1764322634-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429426/original/092713200_1764586226-PHOTO-2025-12-01-17-29-39__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426444/original/048722400_1764305814-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_22.36.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425609/original/068668100_1764232311-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424044/original/030657200_1764131018-52849dd0-061d-4666-bc04-84d17b11afb6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423994/original/051593100_1764128855-IMG_8225.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426174/original/078402400_1764289991-1000581502.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426082/original/031142500_1764254739-IMG_8332.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423739/original/066845700_1764077570-IMG-20251125-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425893/original/091668900_1764240991-Danau_Maninjau.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425775/original/038983900_1764237203-Sepeda_motor_masuk_tol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425697/original/004357700_1764234960-Bencana_Sumbar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259821/original/094514600_1602033684-felix-mittermeier-L4-16dmZ-1c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425404/original/082596300_1764225553-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424742/original/054960900_1764153693-ad421132-1634-42b4-a0bf-09682d7fcf6a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424860/original/067292800_1764161681-banjir_bandang_malalak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422798/original/096709800_1764044902-Padang_Sumbar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423979/original/072153700_1764128403-Sumbar.jpeg)