Profil Rama Fazza Fauzan, Opposite Timnas Voli Indonesia di Asian Games 2026

Profil Rama Fazza Fauzan, opposite Timnas Voli Indonesia, lengkap dengan agama, perjalanan karier, prestasi, dan kiprahnya di Asian Games 2026.

Diterbitkan 30 September 2026, 15:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Rama Fazza Fauzan menjadi salah satu pemain yang mengisi skuad Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pemain kelahiran 9 September 2002 ini dipercaya menempati posisi opposite dan menjadi bagian dari perjalanan tim Merah Putih di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Rama berkembang melalui pembinaan Surabaya Samator hingga kemudian mendapat kesempatan tampil di berbagai kompetisi nasional dan internasional. Performa di level klub juga mengantarkannya ke tim nasional Indonesia dalam sejumlah ajang, termasuk ASEAN University Games, AVC Challenge Cup, SEA V League, AVC Nations Cup, hingga Asian Games 2026.

 

Biodata Rama Fazza Fauzan

Nama lengkap: Rama Fazza Fauzan

Nama panggilan: Rama

Tempat, tanggal lahir: 9 September 2002

Usia: 24 tahun pada September 2026

Kewarganegaraan: Indonesia

Posisi: Opposite

Klub: Surabaya Samato

rTangan dominan: Kanan

Tinggi badan: 192 cm menurut profil Volleyball World; basis data Volleybox mencatat 196 cmBerat badan: 80 kg menurut Volleybox

Akun Instagram: @ramafazza.f

Perbedaan data tinggi badan muncul di sejumlah basis data. Profil Volleyball World untuk AVC Men's Cup 2026 mencantumkan Rama setinggi 192 cm, sedangkan Volleybox mencatat 196 cm. Karena itu, angka tersebut perlu ditempatkan berdasarkan sumber masing-masing.

 

Jejak Karier Rama di Surabaya Samator

Rama merupakan pemain yang berkembang melalui pembinaan Surabaya Samator. Ia mulai mendapat perhatian setelah masuk dalam persiapan ASEAN School Games 2019 dan kemudian melanjutkan perjalanan ke kompetisi senior. Pada 2022, Rama menjalani debut profesional di Proliga bersama Surabaya Bhayangkara Samator, yang pada musim tersebut finis sebagai runner-up.

Pada tahun yang sama, Rama juga memperkuat Samator di Livoli Divisi Utama. Setelah terus mendapatkan pengalaman di kompetisi nasional, ia kembali memperkuat Surabaya Samator pada musim-musim berikutnya dan secara bertahap memperoleh peran lebih besar sebagai opposite.

Namanya semakin dikenal pada Proliga 2025. Rama menjadi salah satu pemain inti Surabaya Samator dan beberapa kali memuncaki daftar pencetak poin. Statistik kompetisi yang dihimpun VoliOne bahkan menempatkan Rama sebagai top scorer Proliga 2025 dengan 242 poin. Surabaya Samator kemudian mengakhiri kompetisi tersebut di posisi ketiga.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan