Rafi Sudirman Perankan Pahlawan Jamin Gintings di Film Djamin Setia Selamanya

Rafi Sudirman dituntut menguasai dialek Karo dan Belanda untuk penampilannya di film Djamin Setia Selamanya.

Diterbitkan 21 September 2026, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rafi Sudirman mendapat tantangan besar dipercaya memerankan sosok pahlawan nasional asal Sumatera Utara, Letjen Jamin Gintings, dalam film biopik Djamin Setia Selamanya. Tak hanya harus mendalami karakter, dalam film ini Rafi juga dituntut menguasai dialek Karo dan Belanda demi menghidupkan sosok sang pahlawan.

Peran tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Rafi Sudirman karena memiliki hubungan darah dengan masyarakat Karo. Proses syuting film ini juga berlangsung ketika dirinya masih menjalani kuliah di semester akhir sehingga harus membagi fokus antara pendidikan dan pekerjaan.

"Ini tantangan bagi Rafi karena waktu itu lagi kuliah dan semester akhir. Suatu tantangan tapi tantangan itu ditemani sama Pak Coan juga yang membantu kami dalam berdialek Karo, dan Kak Linda yang bantu Rafi berdialek Belanda. Rafi juga terharu karena Rafi punya opung dari Karo, jadi suatu kehormatan memerankan pahlawan dari Sumatera Utara," ujar Rafi di Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Film garapan sutradara Rako Prijanto ini mengangkat perjuangan Jamin Gintings pada periode 1945 hingga 1948. Kisah tersebut dipilih untuk kembali memperkenalkan semangat perjuangan para pahlawan kepada generasi muda melalui medium film.

Diharap Jadi Inspirasi

Sebelumnya, Rako Prijanto telah menggarap 3 Nafas Likas, film yang mengangkat kisah Likas Tarigan, istri dari Jamin Gintings. Menurut Rako, pengalaman tersebut membuatnya telah memiliki bekal untuk memahami sosok Jamin sebelum akhirnya menggarap cerita dari sudut pandang sang pahlawan.

"Pertama kali dulu saya pernah bikin tentang Ibu Likas-nya, sekarang tentang Pak Jamin-nya. Secara pribadi Pak Jamin seperti kita semua, dia bisa membaca dengan clear keadaan negara dan kesempatan pada saat itu, berani ambil risiko dan keluar dari zona nyaman yang membuatnya menjadi pahlawan," tutur Rako.

Kisah Jamin Gintings di film ini tidak hanya berbicara mengenai peperangan dan perjuangan fisik. Rako ingin menunjukkan sisi visioner sang tokoh serta bagaimana keberanian mengambil peluang pada zamannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini.

"Pesan dari film ini bahwa kita tuh punya perjuangan sendiri. Kalau Pak Jamin visioner dengan belajar bahasa Belanda mungkin kita belajar bahasa digital. Dengan pikirannya yang visioner, out of the box, semoga jadi inspirasi untuk anak muda dalam menjalani hidup saat ini. Apalagi dengan generasi sandwich dengan segala bebannya, semoga ini menjadi inspirasi," tambah Rako.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan