Kiky Saputri Klarifikasi dan Minta Maaf soal Video Lawasnya Naik Jet Pribadi

Kiky Saputri menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait video lawas menaiki jet pribadi pada 2023 yang kembali menuai kritik warganet.

Diterbitkan 05 November 2026, 15:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komedian Kiky Saputri menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi terbuka setelah rekaman video lawas saat dirinya menaiki pesawat jet pribadi kembali beredar di media sosial. Langkah tersebut diambil usai lontaran kata "rakyat jelata" dalam tayangan itu menuai gelombang kritik dari kalangan warganet.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Kiky melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @kikysaputrii. Ia mengakui terdapat pemilihan kata yang kurang tepat dalam rekaman yang kembali mencuat ke ruang publik tersebut, sehingga menyinggung perasaan sebagian masyarakat.

 

Konteks Penerbangan Menuju Kertajati pada 2023

Dalam klarifikasinya, Kiky menerangkan bahwa peristiwa di dalam video tersebut sesungguhnya terjadi pada 2023 lalu. Perjalanan menggunakan pesawat jet pribadi tersebut bukan agenda liburan pribadi, melainkan bagian dari pemenuhan undangan resmi.

Kiky menaiki jet tersebut bersama rombongan pengisi acara lain untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati di Jawa Barat. Selama penerbangan menuju lokasi peresmian bandara, rombongan juga berada di satu pesawat bersama Menteri Perhubungan saat itu.

"Assalamualaikum wr. wb. Aku ingin memberikan sedikit penjelasan mengenai video lama yang belakangan ini kembali beredar dan menimbulkan berbagai tanggapan. Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut. Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu. Sebagai konteks, video tersebut diambil pada tahun 2023, ketika aku bersama beberapa pengisi acara lainnya diundang untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati. Dalam perjalanan tersebut, kami berkesempatan berada dalam satu pesawat bersama Menteri Perhubungan saat itu," tulis Kiky pada postingannya.

 

Klarifikasi Terkait Ungkapan Sindiran Flexing

Mengenai penyebutan istilah rakyat jelata yang memicu polemik, Kiky menjelaskan ungkapan tersebut pada dasarnya diniatkan sebagai sindiran atau sentilan terhadap fenomena pamer kemewahan yang ramai diperbincangkan publik saat itu. Kiky menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat merendahkan masyarakat luas. Sebaliknya, ia memosisikan diri sebagai bagian dari rakyat biasa yang baru pertama kali merasakan pengalaman menaiki fasilitas jet pribadi.

"Sebagai seorang komika yang dikenal dalam bidang roasting, aku memang sering menggunakan candaan, sindiran, dan sarkasme untuk menanggapi berbagai situasi. Begitu pula dengan ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan istilah "rakyat jelata", yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan untuk merendahkan masyarakat. Karena aku pun memposisikan diri sebagai 'rakyat jelata' yang baru pertama kali naik private jet," sambungnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tak lupa Ia kembali minta maaf karena perkataannya telah membuat kegaduhan di sosial media dan dianggap kurang pantas. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata ke depannya nanti. "Namun, aku juga menyadari bahwa apa yang kita maksudkan tidak selalu sama dengan apa yang orang lain pahami atau rasakan, dan sebagai seseorang yang memiliki ruang untuk banyak didengar, aku punya tanggung jawab untuk lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata. Melalui penjelasan ini, aku ingin memberikan konteks yang lebih utuh, sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ucapan yang telah menyinggung teman-teman. Hal ini menjadi pelajaran besar. Terima kasih untuk setiap kritik dan masukan yang disampaikan. Semuanya menjadi pengingat untuk aku agar terus belajar dan menjadi lebih baik," tutup Kiky.

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Copy Link
Batalkan