Putri Marino dan Arya Saloka reuni di Film Empat Musim Pertiwi

Empat Musim Pertiwi, project kedua Putri Marino dan Arya Saloka bersama Kamila Andini dan Ifa Isfansyah.

Diterbitkan 10 September 2026, 10:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Film terbaru Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi menggandeng pemain berbakat seperti Putri Marino dan Arya Saloka. Menariknya, ternyata film ini adalah reuni mereka setelah serial Gadis Kretek.

Putri Marino sebagai pemeran karakter Pertiwi mengungkapkan perasaannya mengenai reuninya kembali dengan Arya Saloka, Kamila Andini, dan Ifa Isfansyah.

“Ini udah project kedua sama Kak Dini sama Mas Ifa ya. Kalau ditanya rasanya seperti apa, pasti rasanya menyenangkan, hangat, bahagia bisa kembali berkolaborasi bersama Arya setelah Gadis Kretek. Rasanya kayak pulang,” ungkap Putri dalam konferensi pers trailer dan poster Empat Musim Pertiwi yang diselenggarakan di kawasan Jakarta pada (8/9/2026).

Putri Marino pun mengatakan bahwa bersama lagi dengan orang-orang yang pernah berkerja bersama, menimbulkan rasa nyaman tersendiri untuknya.

“Ketemu sama Kak Dini lagi, sama Mas Ifa, sama Arya, semuanya gitu. Ngerasanya nyaman, ngerasanya dipercaya. Enggak takut untuk melakukan mungkin satu, dua kesalahan. Jadi rasanya nyaman,” kata Putri Marino.

Tempat Pulang Arya Saloka

Membicarakan kata pulang, Arya Saloka memandang proses syuting Empat Musim Pertiwi setelah project pertama bersama mereka sebagai ‘pulang’,

“Itu memang seperti pulang. Setiap orang itu memang selalu pergi berkelana. Ketika lelah, capek, pasti kan pulang. Ketika disuruh pulang, 'Ayo ya, pulang yuk. Kita syuting.' gitu kan,” ujar Arya.

Sang aktor juga mengatakan bahwa dirinya senang dan tak sabar untuk berkolaborasi bersama lagi. “Ya, happy. Gak sabar ketika diajakin, memang udah gak sabar pengen kolaborasi bareng, pengen persiapan bareng,” ungkap Arya Saloka.

Para Pemain Empat Musim Pertiwi

Putri Marino menjadi pemeran utama dalam Empat Musim Pertiwi dengan memainkan karakter Pertiwi. Sementara itu, Arya Saloka berperan sebagai Bisma dan Christine Hakim memerankan karakter Mak Ira.

Film ini juga menghadirkan sejumlah pemain lain, termasuk Hana Malasan, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Nagra Kautsar Pakusadewo, Totos Rasiti, hingga Shofia Shireen sebagai Pertiwi muda.

Sinopsis Empat Musim Pertiwi

Empat Musim Pertiwi mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino), seorang perempuan yang baru saja keluar dari penjara setelah menjalani hukuman selama lebih dari satu dekade. Ia kembali ke desa tempat dirinya dibesarkan, tetapi kepulangannya ternyata tidak disambut dengan hangat, baik oleh masyarakat sekitar maupun keluarganya sendiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pertiwi sebelumnya dipenjara karena membunuh seorang pria yang mencoba melakukan kekerasan seksual terhadapnya. Setelah bebas, ia harus berhadapan dengan trauma dan kenangan masa lalu yang masih membekas. Kepulangannya ke desa pun bukan sekadar perjalanan kembali ke rumah, tetapi menjadi proses untuk menghadapi berbagai luka yang selama ini ia bawa. Di tengah situasi tersebut, Pertiwi berusaha mencari kembali arti rumah, keluarga, dan kedamaian bagi dirinya. Perjalanan tersebut membuatnya berhadapan dengan orang-orang di sekitarnya serta berbagai sisi masa lalu yang selama ini membentuk kehidupannya. Cerita film ini bergerak melalui perjalanan Pertiwi dalam menghadapi trauma sekaligus mencoba menemukan kekuatan untuk menentukan kembali hidupnya. Siklus musim menjadi bagian dari perjalanan tersebut dan berkaitan dengan perubahan yang dialami Pertiwi dalam proses memahami dirinya sendiri. Dengan tema mengenai trauma, keluarga, identitas, dan proses pemulihan, Empat Musim Pertiwi membawa kisah perempuan yang berusaha mengambil kembali kendali atas hidupnya setelah melewati pengalaman yang begitu berat.

Halaman
Show All
Afradhiya N. R, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan