Penjelasan DJ Katty Butterfly soal Batal Tampil di Bandung, Kini Berbuntut Panjang

Pihak DJ Katty Butterfly menyebut kondisi kesehatan wanita ini memang sudah menurun sebelum berangkat ke Bandung.

Diterbitkan 05 September 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ika mengungkapkan bahwa pihak outlet sempat memberikan sejumlah opsi agar Katty tetap terlihat di hadapan para penonton. Salah satunya meminta roadman yang ikut bersama Katty untuk tampil, sementara sang DJ hanya berdiri di samping meja DJ.

"Bahkan ada permintaan dari pihak outlet, 'boleh nggak roadman aja yang main tapi Katty-nya di sampingnya biar tamu-tamu lihat aja ada dia', gitu," ujarnya.

Mengklaim Diminta Pura-Pura Pingsan

Tak berhenti di situ, Ika mengaku kembali terkejut ketika muncul usulan lain melalui sambungan telepon. Ia menyebut ada pihak yang menyarankan agar Katty berpura-pura pingsan untuk mengatasi situasi tersebut.

"Atau bahkan di telepon ada obrolan yang mungkin panik ya, sampai dibilang 'pura-pura pingsan aja'. Itu saya langsung... ya namanya dalam kondisi begitu ya, cepat juga saya... saya bilang nggak mungkinlah," ia menyambung.

Manajemen Katty menolak usulan tersebut. Ika menilai kondisi kesehatan sang DJ bukan sesuatu yang bisa dibuat-buat dan pihaknya justru khawatir jika terjadi sesuatu yang lebih serius. Karena itu, ia kembali meminta agar Katty segera dibawa ke UGD.

"Nggak mungkinlah, masa pingsan nanti kenapa-napa, apa gitu, sakit, aduh, udah bingung lah gitu. Jadi saya minta tolong untuk diantar ke rumah sakit terdekat, ke UGD," kata Ika lagi.

 

Ada Ketidaknyamanan di Medsos

Upaya membawa Katty ke rumah sakit ternyata tidak langsung berjalan sesuai harapan. Ika menyebut rombongan mereka yang awalnya hendak menuju rumah sakit justru diarahkan terlebih dahulu ke klub dengan alasan pihak manajemen tempat acara ingin memastikan kondisi Katty.

"Akhirnya mereka menyanggupi menjemput kami, lalu kita OTW ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan, kami dipaksa untuk ke klub dengan alasan manajemen mereka harus lihat benar nggak Katty sakit," urainya.

Diakui Ika, pihaknya sebenarnya tidak ingin membawa persoalan tersebut ke ranah publik. Hanya saja, kejadian ini berbuntut panjang, termasuk munculnya berbagai komentar di media sosial membuat manajemen merasa perlu menyampaikan kronologi dari sisi mereka.

"Sebenarnya dari awal kami tidak ingin membawa ke ranah publik, tapi karena ada ketidaknyamanan, komen di sosial media, akhirnya kami pikir kami harus speak up untuk... agar kalian semua juga tahu kronologi dari kami," pungkas Ika.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan