Profil Pau Cubarsí, Bek Muda Spanyol yang Menang Young Player Award di Piala Dunia 2026

Pau Cubarsí jadi salah satu bek muda paling bersinar di Piala Dunia 2026. Simak profil lengkapnya di sini.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 11:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Pau Cubarsí jadi salah satu yang paling disorot di perhelatan Piala Dunia 2026. Bek berusia 19 tahun itu sukses membuat pertahanan Spanyol solid di sepanjang turnamen, hingga akhirnya keluar sebagai juara. Ketenangannya dalam mengawal lini belakang membuat banyak pihak menyebutnya sebagai salah satu calon bek terbaik dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Bukan hanya tampil solid di level klub bersama Barcelona, Cubarsí juga berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di panggung sepak bola terbesar dunia. Penampilannya sepanjang Piala Dunia 2026 menjadi salah satu faktor penting yang membawa La Furia Roja keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

 

Lulusan La Masia yang Tampil Dewasa di Usia Muda

Pau Cubarsí Paredes lahir di Estanyol, Girona, Spanyol, pada 22 Januari 2007. Sejak kecil ia sudah menunjukkan bakat besar sebagai pemain bertahan dan akhirnya bergabung dengan akademi legendaris Barcelona, La Masia.

Di akademi tersebut, Cubarsí berkembang menjadi bek modern yang mengandalkan kecerdasan membaca permainan, kemampuan mengalirkan bola dari lini belakang, serta ketenangan saat berada di bawah tekanan.

Berkat perkembangan pesatnya, ia mendapat kesempatan menembus tim utama Barcelona di usia remaja. Tak butuh waktu lama, Cubarsí langsung menjadi andalan di jantung pertahanan Blaugrana dan mulai mendapat panggilan ke Timnas Spanyol senior.

 

Jadi Pilar Pertahanan Spanyol di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terbesar dalam karier Pau Cubarsí sejauh ini. Meski usianya masih 19 tahun, ia dipercaya mengisi posisi bek tengah utama dan tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Cubarsí dikenal tampil tenang saat menghadapi tekanan para penyerang kelas dunia. Ia juga beberapa kali mencatatkan intersep penting, sapuan krusial, serta distribusi bola akurat yang membantu Spanyol membangun serangan dari lini belakang.

Bersama rekan-rekannya, Cubarsí menjadi bagian dari lini pertahanan Spanyol yang tampil sangat solid sepanjang turnamen. Kontribusinya membantu La Furia Roja melewati berbagai laga berat hingga akhirnya berhasil menembus final Piala Dunia 2026.

Selain piawai bertahan, Cubarsí juga memperlihatkan kualitas sebagai ball-playing defender. Kemampuannya mengalirkan bola dengan umpan-umpan presisi membuat permainan Spanyol tetap mengalir sesuai filosofi penguasaan bola yang telah menjadi identitas mereka selama bertahun-tahun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan