BRI Jazz Gunung Series 2026 di 2 Lokasi, Hadirkan Bilal Indrajaya hingga Isyana Sarasvati

BRI Jazz Gunung Series akan digelar di dua lokasi, yakni Gunung Slamet Jawa Tengah dan Gunung Bromo Jawa Timur. Ajang ini bertabur musisi papan atas.

Diterbitkan 04 Juni 2026, 14:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ajang bergengsi BRI Jazz Gunung Series 2026 akan digelar di dua destinasi pegunungan Indonesia. Pertama, BRI Jazz Gunung Slamet pada 27 Juni 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah. Amelia Ong, Emptyyy, Mocca, NonaRia, dan Kevin Yosua Big 6 feat. Gracy Tamangendar akan manggung di sana. Kedua, BRI Jazz Gunung Bromo dari 18 sampai 25 Juli 2026 di Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, bersama Ali, Bilal Indrajaya, Bromo Jazz Camp, Indra Lesmana LLW feat. Eva Celia & Teza Sumendra, hingga Isyana Sarasvati.

Selain mereka, ada Kevin Yosua Big 6 feat. Nesia Ardi, Littlefingers, Ring of Fire feat. Simone Prattico (Italia) dan Sri Hanuraga, Plutato feat. Cait Lin (Taiwan), Simone Prattico Java Collective feat. Sri Hanuraga dan Kevin Yosua, serta Watchdog (Prancis). BRI Jazz Gunung Bromo akan dibuka pada 18 Juli 2026 di Seruni Point bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Membawa tema “Jazztination,” BRI Jazz Gunung Series menyajikan pengalaman yang memadukan musik jazz dengan destinasi wisata unggulan Indonesia.

“Jazztination” gabungan semangat jazz dan konsep destination, yang mencerminkan perjalanan menikmati musik berkualitas di tengah lanskap alam pegunungan memukau. Melalui konsep tersebut, Jazz Gunung tidak hanya menjadi festival musik.

Ajang ini ruang pertemuan antara seni, budaya, alam, dan pariwisata yang memberi pengalaman berbeda bagi pengunjung. CEO Jazz Gunung Indonesia sekaligus Ketua Harian Forum Jazz Indonesia, Bagas Indyatmono mengungkap line up tahun ini hasil kurasi matang.

 

Saatnya Beregenerasi

“Karena dalam industri musik jazz saat ini banyak musisi muda yang berpotensi dan saatnya beregenerasi,” kata Bagas Indyatmono. Ini sejalan dengan pernyataan Ketua Badan Pengawas Forum Jazz Indonesia, Chico Hindarto. Menurutnya, musisi jazz saat ini bertumbuh.

Para musisi jazz patut diberi ruang dan agar referensi musik jazz lokal makin bertambah. Selain itu, dalam ekosistem khususnya musik jazz, ada empat penopang penting yakni penonton, penampil, penyelenggara, serta media yang tak dapat dipisahkan.

 

Multiplier Effect Besar

Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto menambahkan, dukungan BRI terhadap Jazz Gunung sejalan dengan komitmen perseroan dalam memperkuat ekosistem kreatif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“BRI percaya Jazz Gunung memiliki multiplier effect besar bagi pelaku industri kreatif, masyarakat lokal, dan sektor wisata. Lewat kolaborasi ini, BRI ingin terus mendukung ruang-ruang kreatif yang mengangkat potensi Indonesia ke level lebih tinggi,” ungkapnya.  

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan