6 Tokoh Film Para Perasuk Dibintangi Anggun dan Angga Yunanda, Pesta Sambetan Bareng Roh Hewan

Film Para Perasuk karya sineas Wregas Bhanuteja dibintangi Anggun, Angga Yunanda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, Maudy Ayunda, dan Indra Birowo.

Diterbitkan 21 April 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Para Perasuk yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026 menjadi salah satu yang paling dinanti para pencinta sinema. Menilik konfigurasi pemainnya sangat menjanjikan. Ada Anggun, Angga Yunanda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, Maudy Ayunda, Ganindra Bimo, dan Indra Birowo. Para Perasuk menandai debut Anggun C Sasmi di layar lebar Indonesia dalam usia 51 tahun. Debut ini disertai pesan inspiratif jangan ragu memulai hal baru meski usia tak muda lagi. Anggun terkenang pada Michelle Yeoh.

Michelle Yeoh meraih Piala Oscar Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam usia 63 tahun lewat Everything Everywhere All at Once. Berpidato di atas panggung Dolby Theatre, ia menyatakan, “Ini bukti mimpi memang menjadi kenyataan. Dan ladies, jangan biarkan siapa pun berkomentar bahwa masa jaya kalian sudah lewat. Jangan pernah menyerah.” Lewat peran Asri, Anggun mengajak wanita Indonesia terus belajar dan memberdayakan diri.

“Sebenarnya pesan ini buat ibu-ibu seumuranku, yang merasa kalau sudah 50-an, masaku sudah lewat. Enggaklah. Sebenarnya (pandangan seperti ini) bisa menjadi musuh bagi diri kita sendiri,” kata Anggun dalam interviu eksklusif di Gedung KLY Jakarta, belum lama ini.

Belajar adalah proses seumur hidup. Karenanya, penatun “Snow on the Sahara” bersyukur dapat kesempatan dari sineas Wregas Bhanuteja untuk menghidupkan peran Asri. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 tokoh penting Para Perasuk.

 

1. Guru Asri (Anggun)

Asri adalah guru sanggar yang memimpin pesta sambetan yang melibatkan para pelamun dan perasuk. Tugasnya, membaca mantra-mantra untuk membuka alam halusinasi dan mempersilakan roh-roh hewan yang bersemayam di Desa Latas merasuki para pelamun.

Jam terbang Asri dalam ritual sambetan tak bisa dimungkiri. Selain merapal mantra, ia bisa membaca situasi dan kondisi para pelamun yang kesambet. Asri pula yang menggerakkan warga dalam mengambil sikap atas tindakan perusahaan properti Wanaria.

 

2. Bayu (Angga Yunanda)

Anak tunggal yang tinggal di Desa Latas bersama ayahnya. Kedua orang tuanya telah bercerai. Bayu pernah tinggal di Jakarta beberapa tahun namun memilih pulang kampung karena kondisi ekonomi makin mencekik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Cita-cita Bayu terbilang sederhana, hanya ingin jadi perasuk berbekal alat musik slompret. Ia lantas ikut seleksi perasuk yang diselenggarakan Asri. Bayu mencari roh hewan dari bulus, kutu, hingga yang paling berbahaya.  

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan