Desta Beberkan Kriteria Jadi Bintang di The Icon Indonesia SCTV, Tak Hanya Punya Suara Bagus

The Icon Indonesia siap mengudara di SCTV dengan menampilkan talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri. Desta dan Omesh bakal jadi host.

Diterbitkan 06 April 2026, 21:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - The Icon Indonesia siap mengudara di SCTV dengan menampilkan talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri. Ajang ini akan dipandu Desta dan Ananda Omesh. Desta memberi pujian terhadap kualitas 24 peserta yang akan berkompetisi di ajang ini. Namun ia menekankan bahwa kepercayaan diri menjadi modal penting untuk bersaing di panggung The Icon Indonesia.

"Menurut saya, potensi mereka luar biasa. Dari cara mereka berbicara saja sudah terlihat kalau kualitas suara mereka bagus. Selain itu, mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi, yang menurut saya adalah modal penting," ujar Desta di SCTV Tower, Jakarta, Senin (6/4/2026).

"The Icon Indonesia ini bukan sekadar mencari suara bagus, tapi mencari sosok yang bisa menjadi ikon Indonesia. Saya rasa mereka bisa berkompetisi secara sehat dan semuanya memiliki peluang yang sama," Desta menyambung.

Menurut Desta, kemampuan vokal saja tidak cukup untuk memenangkan The Icon Indonesia. Ia mengatakan peserta harus memiliki paket lengkap agar bisa bertahan di industri hiburan yang sangat kompetitif.

"Pastinya harus punya sesuatu yang unik dan berbeda dari yang lain. Tidak hanya suara bagus, karena orang bersuara bagus di Indonesia itu banyak. Untuk menjadi ikon, seseorang harus punya keunikan, aura bintang (star quality), dan kemampuan menguasai panggung. Itulah yang membedakan penyanyi biasa dengan seorang ikon," papar Desta.

 

Bukan Juri Melainkan Host

Desta menyadari tanggung jawab sebagai pemandu acara memberinya kesempatan melihat bibit-bibit unggul secara langsung dari dekat panggung. Meski memiliki latar belakang sebagai pemusik, ia belum dapat menentukan siapa peserta The Icon Indonesia yang paling menonjol.

"Sampai saat ini saya belum bisa menilai secara menyeluruh karena saya baru melihat penampilan awal mereka. Saya juga di sini bukan sebagai juri, melainkan host. Namun, jika melihat dari sudut pandang mantan musisi, saya melihat mereka semua punya potensi luar biasa. Masih butuh waktu untuk melihat siapa yang paling menonjol," Desta membeberkan.

Dengan Omesh

Selain kualitas peserta, kelancaran acara ini juga didukung kerja sama apik antara Desta dan Ananda Omesh. Keduanya sudah memiliki ikatan pertemanan yang kuat sehingga proses koordinasi di atas panggung berjalan alami.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Kalau dengan Omesh, kami memang sudah berteman lama. Kami juga bersama di grup The Prediksi, jadi chemistry-nya sudah sangat cair. Saya sudah tahu dia mau bicara apa, dan dia juga tahu arah bicara saya ke mana. Jadi, kerja samanya sudah sangat enak," katanya.

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan