Kesan pertama saat melihat gedung ini adalah eksklusivitas. Tidak terlihat seperti kandang kuda tradisional yang identik dengan kesan kotor atau bau, bangunan ini justru memancarkan aura modernitas dan kebersihan yang terjaga bahkan dari tampak luarnya saja.
2. Arena Berkuda Indoor dengan Pasir Berkualitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496347/original/030629700_1770527511-nabila_syakieb1.png)
Bagian dalam dari arena berkuda indoor menggunakan pasir berkualitas. Pasir ini bukan sembarang pasir, melainkan campuran khusus dengan fiber yang membuat teksturnya empuk namun tidak terlalu dalam (gembur).
Kualitas pijakan ini sangat krusial untuk mencegah cedera pada kaki kuda saat berlatih atau melompat. Nabila menjelaskan bahwa teksturnya didesain agar tidak keras seperti tanah, namun juga tidak terlalu lembek, sehingga memberikan grip dan kenyamanan maksimal bagi kuda.
Di sisi arena terdapat dinding pembatas yang rapi dan area penonton di balik kaca besar. Desain ini memungkinkan pelatih atau pemilik kuda untuk memantau latihan dari ruangan yang nyaman tanpa terkena debu, sekaligus memberikan kesan luas pada keseluruhan area indoor tersebut.
Â
Â
3. Jajaran Kandang Kuda (Stalls) yang Bersih dan Terbuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496348/original/070205500_1770527511-nabila_syakieb2.png)
Selanjutnya, terlihat deretan kandang kuda atau stalls yang didesain dengan sangat apik. Pintu-pintunya terbuat dari kayu berkualitas tinggi dengan tralis besi hitam yang elegan. Desain kandang ini dibuat semi-terbuka di bagian atasnya, memungkinkan kuda untuk mengeluarkan kepalanya dan melihat lingkungan sekitar.
Konsep "melihat keluar" ini sengaja diterapkan agar kuda tidak merasa stres atau terisolasi. Sirkulasi udara di area lorong kandang ini juga sangat diperhatikan, dengan langit-langit tinggi dan kipas angin besar yang menjaga suhu tetap sejuk meskipun di siang hari yang panas.
Kebersihan di area ini benar-benar patut diacungi jempol. Lantai paving block di lorong terlihat bersih tanpa kotoran yang berserakan. Hal ini sesuai dengan prinsip Nabila yang mengutamakan animal welfare (kesejahteraan hewan) dan kebersihan sebagai bagian dari kenyamanan, baik bagi kuda maupun pemiliknya.
Â
4. Area Washing Bay yang Luas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496349/original/008307600_1770527512-nabila_syakieb4.png)
Terlihat area washing bay atau tempat memandikan dan merawat kuda. Area ini dirancang dengan lantai karet khusus yang anti-selip untuk memastikan keamanan kuda saat basah. Tempat ini juga cukup luas sehingga beberapa kuda bisa dirawat secara bersamaan tanpa berdesak-desakan.
Di area inilah kuda-kuda mendapatkan perawatan layaknya di salon, mulai dari dimandikan, disikat, hingga perawatan kuku (manicure-pedicure kuda) oleh tenaga ahli. Pencahayaan alami yang masuk dari sisi bangunan yang terbuka membuat area ini terang dan tidak lembap, mencegah pertumbuhan jamur yang bisa mengganggu kesehatan kulit kuda.
Fasilitas ini juga dilengkapi dengan selang air yang tertata rapi dan sistem drainase yang baik, sehingga air bekas mandi kuda langsung mengalir dan tidak menggenang. Semuanya dipikirkan demi efisiensi kerja para groomer dan kenyamanan kuda.
Â
5. Arsitektur Arena yang Artistik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496350/original/046799700_1770527512-nabila_syakieb5.png)
Selanjutnya sisi lain dari arena indoor, di mana terlihat tulisan "DJIUGO" yang cukup besar di dinding. Nama Djiugo sendiri menurut Nabila memiliki filosofi unik, terdengar seperti frasa bahasa Inggris "Did You Go", yang juga berkaitan dengan sejarah bisnis travel yang pernah mereka jalani.
Dari sudut ini, terlihat jelas bagaimana integrasi antara area berkuda dan area fasilitas pendukung. Di sebelah kiri arena terdapat dinding dengan ornamen roster yang artistik, yang tidak hanya berfungsi sebagai estetika tetapi juga sebagai jalur sirkulasi udara alami.
Keberadaan viewing deck atau area santai yang langsung menghadap ke arena pasir memungkinkan interaksi visual yang tak terputus. Pemilik bisa bersantai sambil tetap mengawasi kuda kesayangan mereka yang sedang dilatih oleh para profesional.
Â
6. Konstruksi Atap Tinggi untuk Sirkulasi Udara Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496351/original/086666600_1770527512-nabila_syakieb6.png)
Terlihat kemegahan konstruksi atap dari arena indoor Djiugo. Rangka baja yang kokoh menopang atap yang sangat tinggi, menciptakan volume ruang yang masif. Ketinggian atap ini sangat penting untuk menjaga suhu di dalam arena tetap sejuk, mengingat iklim Indonesia yang tropis.
Selain itu, desain atap ini memungkinkan cahaya matahari masuk secara merata tanpa membuat ruangan menjadi panas menyengat. Hal ini sangat membantu menghemat energi karena pada siang hari, arena ini hampir tidak memerlukan lampu buatan tambahan.
Luasnya arena ini juga memungkinkan manuver kuda yang leluasa, baik untuk latihan dressage (tunggang serasi) maupun show jumping (lompat rintangan). Tidak ada tiang penyangga di tengah arena yang dapat mengganggu pergerakan, menunjukkan standar konstruksi gelanggang olahraga kelas dunia.
Â
7. Ruang Penyimpanan Peralatan Berkuda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496353/original/061805000_1770527513-nabila_syakieb8.png)
Selanjutnya yaitu tack room atau ruang penyimpanan peralatan berkuda. Di ruangan ber-AC ini, tersusun rapi sadel-sadel kulit, bridle, helm, dan perlengkapan lainnya di rak-rak kayu yang didesain custom.
Irfan Hakim sempat berseloroh bahwa satu buah sadel di ruangan ini harganya bisa setara dengan satu unit mobil. Peralatan berkuda memang dikenal mahal karena menyangkut keselamatan penunggang dan kenyamanan kuda. Oleh karena itu, penyimpanannya pun harus khusus, dengan suhu dan kelembapan yang terjaga agar bahan kulit tidak rusak berjamur.
Setiap member atau pemilik kuda memiliki spot penyimpanannya sendiri. Kerapian di ruangan ini sangat memanjakan mata, jauh dari kesan gudang yang berantakan. Ini adalah salah satu indikator kemewahan utama dari sebuah stable privat.
Â
8. Lounge dan Area Bersantai Members Only
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496354/original/099881800_1770527513-nabila_syakieb9.png)
Selanjutnya memperlihatkan area lounge atau ruang tunggu yang sangat nyaman. Dilengkapi dengan lampu gantung (chandelier) bergaya industrial modern dan meja kursi yang estetik, tempat ini lebih mirip kafe kekinian daripada kantin stable.
Area ini memiliki konsep open space yang menghadap langsung ke arena, memberikan pemandangan luas bagi siapa saja yang duduk di sana. Di sini tersedia dapur bersih (pantry) di mana para anggota bisa membuat kopi atau mengambil minuman dingin setelah lelah berlatih.
Fasilitas toilet di dekat area ini juga tak kalah canggih, menggunakan sistem sensor otomatis dan sabun berkualitas premium, yang semakin menegaskan status Djiugo sebagai stable kelas atas. Tempat ini menjadi ruang sosialisasi yang eksklusif bagi komunitas pecinta kuda di lingkungan Nabila Syakieb.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333897/original/064209300_1787812486-cek_fakta_-_tebuireng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339337/original/011380800_1788411813-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-03T120214.684.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1462305/original/017836600_1483611820-20170105-BBM-Naik-AY5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496345/original/052663700_1770527510-nabila_syakieb7.png)