Liputan6.com, Jakarta - Belakangan ini, beredar rumor miring bahwa akhir cerita dari serial dokumenter Stranger Things disusun menggunakan bantuan platform berbasis AI, ChatGPT.
Dilansir dari E! News, Kamis (15/1/2026), spekulasi tersebut bermula ketika penggemar melihat gambar laptop yang terlihat dalam film dokumenter itu soal penggarapan serial ini, One Last Adventure: The Making of Strangers Things 5.
Ogah isu miring ini makin liar, sutradara Martina Radwan yang menyutradari tayangan dokumenter itu angkat suara dan memberikan pembelaan.
“Menurut saya, bukankah semua orang membukanya untuk melakukan riset cepat? Bagaimana mungkin Anda menulis alur cerita dengan 19 karakter dan menggunakan ChatGPT? Saya bahkan tidak mengerti,” ungkap Martina Radwan dalam pernyataannya.
Selain itu, Martina menekankan bahwa tidak ada yang mengetahui secara pasti isi tab internet dalam adegan tersebut. Baginya, meskipun itu adalah platform AI, alat tersebut sudah lumrah digunakan saat ini. “Ibarat meletakkan iPhone di sebelah komputer saat Anda menyusun naskah, kita hanya memanfaatkan fasilitas yang ada sambil melakukan banyak tugas sekaligus,” lanjutnya.
Namun, merebaknya tudingan ini meninggalkan rasa pilu baginya. “Yang membuat saya sedih adalah semua orang menyukai acara ini, dan tiba-tiba kita harus mengkritiknya habis-habisan," tutupnya.
Meskipun episode terakhir Stranger Things menuai pro dan kontra terdapat sebagian penggemar yang bahagia berkat serial tersebut namun di sisi lain banyak yang menginginkan lebih, namun Martina tetap membela integritas penulis Matt Duffer dan Ross Duffer.
Saya Menyaksikan Pertukaran Kreatif
![[Bintang] Stranger Things](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/ihR4uN3mjJGVJpsZT3nDnbU0zwQ=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1799995/original/006763400_1513153247-063_693179366.jpg)
Martina Radwan meyakini bahwa narasi yang tercipta murni buah pikiran Duffer Bersaudara, dan ia secara pribadi tidak pernah melihat penggunaan AI generatif dalam prosesnya.
“Tentu saja tidak. Saya menjadi saksi langsung adanya pertukaran ide yang kreatif. Saya menyimak setiap percakapan mereka,” tegasnya.
D
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455636/original/008936900_1766722229-stranger-things-finale.jpeg)
