Sineas Hadrah Daeng Ratu Bahas Alas Roban: Misteri, Sejarah Hingga Lintasan Paling Angker di Jawa

Alas Roban difilmkan dengan sutradara Hadrah Daeng Ratu. Tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026, film ini dibintangi Taskya Namya dan Michelle Ziudith.

Diterbitkan 05 Januari 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "Alas Roban" akan tayang 15 Januari 2026, mengangkat urban legend angker.
  • Sutradara Hadrah Daeng Ratu menyoroti misteri dan sejarah jalur Alas Roban.
  • Film ini memotret mitos dan larangan mistis yang mengubah perjalanan jadi ujian mental.

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Jawa tentu pernah mendengar Alas Roban, yang sejak lama dikenal sebagai jalur penghubung sekaligus urban legend yang melekat di ingatan banyak orang. Alas Roban kini diangkat ke layar lebar dengan sutradara Hadrah Daeng Ratu.

Dirilis di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026, Alas Roban dibintangi Michelle Ziudith, Rio Dewanto, Fara Shakila, dan Taskya Namya. Hadrah Daeng Ratu mengakui, Alas Roban kerap disebut dalam bisik-bisik sopir lintas kota hingga para penumpang bus.

Beragam kisah seram diwariskan antargenerasi di Batang, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Alas Roban kerap disebut sebagai tempat di mana logika sering “kalah” oleh hutan lebat, kabut yang turun mendadak, serta rasa tak nyaman yang muncul tanpa sebab jelas.

Hadrah Daeng Ratu menyebut Alas Roban berlatar kuat karena menyimpan sejarah dan misteri yang terus hidup di tengah masyarakat. “Alas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,” katanya.

Bagi sebagian pelintas, Alas Roban bukan hanya soal jalan gelap berliku, tapi juga “aturan tak tertulis” yang dipercaya dan dihormati. Kabarnya, banyak pengendara mengalami kejadian ganjil, baik saat melintas maupun setelah melewati kawasan tersebut.

“Banyak yang menemukan hal gaib dan mistis saat melewati (Alas Roban), bahkan setelahnya,” beri tahu Hadrah Daeng Ratu lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Senin (5/1/2026).

Jangan Menatap Bayangan

Film Alas Roban yang diproduksi Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures merangkum sederet larangan mistis yang selama ini kerap dibicarakan seperti menghindari melintas tepat tengah malam dan tidak singgah ke warung pinggir jalan.

Selain itu mewaspadai spion kendaraan, tidak menanggapi suara yang memanggil nama dari sisi jalan, serta jangan menatap bayangan diam yang tampak di antara pepohonan. Atmosfer itulah yang menjadi pijakan utama film ini.

 

Jadi Ujian Mental

“Film Alas Roban memotret cara mitos bekerja tak selalu hadir sebagai sosok, tapi keyakinan, ketakutan yang menular, dan serangkaian larangan yang mengubah perjalanan malam menjadi ujian mental,” Hadrah Daeng Ratu menyambung,

Taskya Namya menyoroti salah satu momen yang jadi pemantik ketegangan dalam cerita Alas Roban. Momen yang dimaksud ketika Tika menemukan gambar Gendis yang tidak wajar. Lalu, kecurigaan muncul makin kuat karena ada yang aneh.

 

Gendis dan Petak Umpet

Dalam Alas Roban, Taskya Namya memerankan Tika, sepupu Sita (Michelle Ziudith). Sita adalah ibunda Gendis (Fara Shakila) yang mendapat pekerjaan di Semarang, Jawa Tengah. Sita dan Gendis lantas naik bus menuju Semarang, melintasi Alas Roban.

Sederet insiden tak terduga terjadi. Taskya Namya memberi sedikit bocoran. “Terlebih saat Gendis mengajak main petak umpet, di situ ekspresinya tidak seperti Gendis yang ia kenal,” demikian Taskya Namya menguak salah satu adegan seram dalam Alas Roban.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Olivia Rodrigo Dikabarkan Dekat dengan Eksekutif Wall Street Baru

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan