Banda Neira Memotret Kelas Pekerja Ibu Kota Lewat Video Klip Mimpilah Seliar-liarnya

Banda Neira sapa fans lewat video klip "Mimpilah Seliar-liarnya." Ini persembahan bagi kaum kelas pekerja yang setiap hari menghadapi kerasnya hidup.

Diterbitkan 17 Desember 2025, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kita bisa mimpi seliar-liarnya, tapi sering terbentur hal-hal di luar kendali kita. Masalah-masalah yang di luar kuasa kita. Tetapi mimpi tetap harus dijaga, karena itu satu-satunya ruang yang tersisa," ungkap Sasha.

Aku Sempat Hilang

Video musik ini juga memiliki makna emosional tersendiri bagi Sasha, setelah vakum cukup lama. Bagi duo ini, Tumbuh dan Menjadi bukan sekadar album, melainkan proses penyembuhan juga penemuan kembali jati diri di tengah industri musik yang dinamis.

"Aku sempat hilang dari industri musik. Nanda dan teman-teman menarik kembali, dan akhirnya aku sadar kebahagiaan aku memang di musik. Proyek ini kayak mengingatkan siapa diri aku, sebelum kehilangan arah," ujar Sasha.

 

Kebebasan Penuh

Untuk menerjemahkan gagasan kompleks tersebut ke dalam bahasa visual, Banda Neira menggandeng sutradara Bernardus Raka. Lebih jauh ia mengungkap bagaimana proses kreatif berjalan sangat organik dan memberikan ruang eksplorasi luas bagi dirinya sebagai kreator visual.

"Banda Neira memberi saya kebebasan penuh buat menerjemahkannya. Mereka cuma bilang: rasakan dulu lagunya, baru visualkan. Itu yang bikin prosesnya jujur," beri tahu Bernardus Raka.

Klip "Mimpilah Seliar-liarnya" menjadi babak baru bagi kolaborasi label Berjalan Lebih Jauh Records dan KithLabo dalam mendukung ekosistem musik independen. Karya visual terbaru Banda Neira ini dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Banda Neira mulai 26 November 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan