- The Lantis raih piala Duo/grup Pop Terbaik di AMI Awards 2025.
- Mereka terkejut dan sempat pesimis, bahkan ada momen kocak saat menang.
- Penghargaan didedikasikan untuk kakek Ahmad Lanti, inspirasi nama dan lagu.
Liputan6.com, Jakarta The Lantis berhasil mendapatkan piala dalam ajang penghargaan AMI Awards 2025 dalam kategori Duo/grup Pop Terbaik. Pencapaian ini berhasil mereka traih setelah bersaing dengan sejumlah musisi ternama yang masuk ke kategori ini seperti Juicy Luicy, Maliq & D'essentials, RAN, Batas Senja hingga Wijaya 80.
The Lantis mengaku tidak menyangka akan bisa memenangkan piala dalam kategori ini, dan sempat pesimistis tidak menang.
''Kita masuk nominasinya aja kayaknya udah senang banget, disandingin sama teman-teman senior-senior. Banyak ya tadi momen-momen kayak pesimisnya kita di awal,'' ungkap The Lantis, Pada Rabu, (19/11/2025) di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Mereka juga mengungkapkan penghargaan ini bukan sesuatu hal yang mudah terutama dalam kategori ini. Karenanya, penghargaan ini terasa begitu manis untuk The Lantis.
Tak hanya itu, pelantun "Bunga Maaf" tersebut juga mengungkap satu kejadian kocak saat mereka diumumkan jadi pemenang.Â
'Tadi kita sempat dipanggil ke belakang, siap-siap buat mau perform. Dan pas itu kita jadinya nonton online ya. Dan kebetulan banget gua ke toilet. Tahu-tahu gua mendengar teriakan-teriakan teman-teman saya di sini,'' ungkap para personel The Lantis.
Diintilin Session Player
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239552/original/096188300_1748843761-20250602-The_Lantis-HER_5.jpg)
Mereka pun berteriak, "Menang, menang!". Sontak hal tersebut membuat mereka semua berlarian ke atas panggung. Tak sampai di situ, The Lantis mengungkapkan bahwa yang seharusnya naik panggung adalah ketiga personel The Lantis. Namun mereka malah naik panggung berlima bersama dengan session player-nya.
''Dua session player kita. Mereka mungkin ikutan senang apa gimana gitu, ngintilin kita, ikutan ke depan. Jadi berlima,'' ungkapnya sambil tertawa.
Penghargaan untuk Sang Kakek
Bagi Giri dan Ravi piala ini mempunyai makna tersendiri. Bagi mereka berdua, piala tersebut dipersembahkan untuk almarhum kakek mereka yang sudah tidak ada.
Rupanya sang kakek punya peran atas karier The Lantis.
''Fun fact, The Lantis itu namanya diambil dari nama kakek gua (Giri) sama Rafi. Namanya Ahmad Lanti,'' ungkap Giri. Tidak hanya itu ''Lagu Bunga Maaf aslinya sejatinya ditulis dengan inspirasi kakek kita itu. Jadi kayak, ya, yang ini didedikasiin buat kakek Ahmad Lanti,'' tambahnya.
Harapan untuk AMI Awards
Sebagai pemenang dalam kategori ini, The Lantis mempunyai beberapa harapan yang berharap semoga pesan tersebut tersampaikan.
''AMI Awards keep on going, makin tahun makin banyak nominasinya, itu hal sangat positif. Semua genre, semua tipe musisi diapresiasi, itu sangat penting, '' ujarnya.
Tidak hanya itu The Lantis juga berharap semoga acara ini bisa menginspirasi dan apresiasi kepada semua temen temen musisi Indonesia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418063/original/084689500_1763595794-IMG-20251120-WA0032.jpg)