''Ya, jadi tantangan Bang, cuman aku berpikir sekarang kayaknya memang komedian pun adalah manusia gitu. Dia punya rasa emosi yang marah, punya kesel, punya sedih juga segala macam. Makanya aku memunculkan buat bikin percaya diri,'' ujar Fajar Nugra.
Komedian tersebut juga mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya bukan saat syuting berlangsung tapi ketika di luar set. ''Jujur Bang, sebenarnya yang susah adalah bukan ketika di set-nya, justru ketika nahan di luar set-nya itu kayak, jiwa komediku ini meronta-ronta gitu kan. Cuma harus ditahan."
4. Sastrawan Jadi Dalang Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389829/original/044479400_1761211560-danyang_wingit__poster_1.jpg)
Whani Darmawan seorang sastrawan Indonesia berperan sebagai Ki Mangun Suroto sosok seorang dalang yang terobsesi dengan kekuasaan abadi. Ia sempat ditanya soal ritual khusus untuk mendalami perannya sebagai dalang.
''Ya, ritual khususnya makan sehari tiga kali,'' ujarnya bercanda, sambil tertawa.
''Enggak, ya, saya jujur aja dengan ini karena sebetulnya waktu SMA, waktu dulu lama banget, saya itu sekolah karawitan selama empat tahun. Dan di karawitan itu diajari mendalang, menari, dan menabuh gamelan. Sehingga ini memorable aja,'' lanjutnya.
Namun ia juga menjelaskan peran ini mengingatkan kembali memorinya yang dulu telah ia pelajari. "Kalau dibilang susah ya susah, kalau enggak susah enggak. Karena hanya tinggal memanggil memories untuk dimainkan kembali."
5. Suara Gamelan di Hotel
Dalam tulisan sebelumnya, Nathalie Holscher menjadi sorotan karena Danyang Wingit Jumat Kliwon adalah debutnya di dunia film. Ia bercerita, sempat merasa merinding ketika berlatih sendiri, sampai merasakan hal mistis.
''Ada cerita sedikit, nih. Sampai kelar shooting itu balik ke hotel, mau tidur ada suara gamelan. Di mana aku cek ke luar, enggak ada suara gamelan sama sekali gitu,'' ujar Nathalie Holscher.Â
6. Di Balik Judu Danyang Wingit Jumat Kliwon
Dalam tulisan sebelumnya Agus Riyanto mengungkapkan alasannya memilih judul tersebut. Ia mengaku terus terbayang bayang dalam pikirannya adegan-adegan dalam film tersebut.
 "Waktu itu saya hampir nabrak rantai jalan di Jogja karena terlintas terus di pikiran saya tentang adegan-adegan itu loh. Dan terlintas di pikiran saya ada tulisan Danyang Wingit Jumat Kliwon".Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387754/original/060903600_1761102683-danyan_wingit.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539596/original/084833000_1774606233-celine1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516646/original/039848100_1772338294-SaveClip.App_639879831_18572837608052002_6012130198200485425_n.jpg)