Potret Teras dan Taman Mini Rumah Venna Melinda, Gaya Zen Minimalis

Lihat potret teras dan halaman rumah Venna Melinda: gaya minimalis, taman zen, dan detail material menawan.

Diterbitkan 01 Oktober 2025, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di bagian belakang ada ornamen air (air mancur kecil) di sudut kiri yang memberikan dimensi suara dan gerak, sehingga taman ini tidak hanya menjadi pemandangan statis tetapi juga menyajikan pengalaman multisensorik yang menenangkan bagi penghuni dan tamu.

Taman dengan Dinding Batu Alam

Halaman rumah ini tampil asri dengan dinding batu alam yang memberi kesan hangat dan alami. Area taman ditata rapi, dilengkapi bonsai serta tanaman hijau yang menambah nuansa segar.

Untuk mempercantik, bagian bawah dihiasi batu koral putih dan pijakan batu yang tertata apik. Suasana sederhana namun elegan ini menciptakan kesan tenang dan nyaman bagi penghuni rumah.

Integrasi Interior-eksternal dan Kesan Ruang

Halaman ini tampak dirancang untuk berfungsi sebagai 'light well' atau ruang cahaya yang menghubungkan interior dengan eksterior, terlihat dari jendela besar yang menghadap langsung ke taman sehingga pemandangan hijau dapat dinikmati dari dalam rumah, sekaligus membantu sirkulasi udara dan pencahayaan alami untuk ruangan di sekitarnya.

Kesan ruang yang tercipta adalah keseimbangan antara privasi dan keterbukaan: dinding batu tinggi memberi privasi sekaligus tekstur, sedangkan susunan tanaman rendah, batu-batu dekoratif, dan hamparan kerikil menciptakan ritme visual yang membuat halaman terasa sebagai oasis kecil, cocok untuk momen relaksasi, membaca, atau sekadar menyediakan latar pemandangan dari ruang keluarga dan balkon atas.

Pertanyaan & Jawaban

1. Apakah gaya taman di foto cocok untuk rumah di kota?

Ya, desain taman bergaya zen dengan tanaman rendah, batu hias, dan kerikil cocok untuk lahan terbatas di perkotaan karena membutuhkan ruang sedikit namun tetap memberikan efek visual luas dan tenang.

2. Bagaimana perawatan taman seperti ini?

Perawatan relatif rendah: memangkas tanaman berkala, membersihkan kerikil dari daun yang gugur, memeriksa pompa air untuk fitur air mancur, dan penyiraman rutin sesuai kebutuhan tanaman.

3. Apakah dinding batu alam perlu perawatan khusus?

Dinding batu alam membutuhkan pembersihan berkala dari lumut atau noda, serta pemeriksaan sambungan plester atau nat untuk memastikan tidak ada rembesan air yang merusak tampilan.

4. Ide dekorasi tambahan jika ingin meniru desain ini?

Tambahkan penerangan taman tersembunyi (uplight) pada bebatuan atau tanaman, dan gunakan pot atau elemen kayu sebagai aksen hangat untuk menambah kedalaman visual di malam hari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Andre Kurniawan Kristi, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan