40 Hari Ibrahim Sjarief Assegaf Meninggal, Najwa Shihab: Ia Tetap Bersama Kami, Dalam Teduhnya Jiwa

Najwa Shihab menggelar tahlilan peringati 40 hari wafatnya suami, Ibrahim Sjarief Assegaf. Momen khusyuk ini dibagikan di medsos disertai curahan hati.

Diterbitkan 30 Juni 2025, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Najwa Shihab gelar tahlilan 40 hari wafatnya Ibrahim Sjarief Assegaf.
  • Najwa ungkap rasa kehilangan mendalam, cinta takkan luntur untuk suami.
  • Najwa Shihab awalnya tak siap kehilangan pasangan namun akhirnya pasrah dan legawa.

Liputan6.com, Jakarta Presenter Najwa Shihab memperingati 40 hari Ibrahim Sjarief Assegaf meninggal dunia pada Minggu (29/6/2025). Ia menggelar tahlilan, melantun doa tanda kasih untuk suami tercinta.

Seperti diketahui, Ibrahim Sjarief Assegaf meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta Timur pada Selasa, 20 Mei 2025, setelah dirawat intensif akibat strok.

Sejumlah momen tahlilan yang dihadiri Quraish Shihab dibagikan Najwa Shihab di akun Instagram terverfikasi, kemarin. Bersama unggahan ini, tuan rumah Mata Najwa menulis pesan terbuka dengan tajuk “40 Hari Tanpa Ibrahim.”

Empat puluh hari tanpa Ibrahim. Dan entah bagaimana, kami masih di sini—memegang erat yang ia tinggalkan: cinta yang tak luntur, kekuatan yang meneguhkan langkah,” Najwa Shihab menulis di medsos.

Penuh Doa dan Kehangatan

Di ruangan yang penuh doa dan kehangatan, rasanya ia tetap bersama kami—dalam teduhnya jiwa, dalam tenangnya keyakinan. Terima kasih, untuk setiap pelukan yang tak terlihat, setiap doa diam-diam yang menenangkan,” imbuhnya.

Unggahan ini kebanjiran Al Fatihah dari sejumlah selebritas Tanah Air seperti Rossa, Afgan, Melly Goeslaw, Andi Rianto, dan Kunto Aji. “Mbak Nana pasti kuat,” cetus Tantri Syalindri sementara BCL mengirim emotikon hati.

Pasrah dan Legawa

Diberitakan sebelumnya, jenazah Ibrahim Sjarief Assegaf dimakamkan di TPU Jeruk Purut Jakarta Selatan, Rabu (21/6/2025). Najwa Shihab tak mengantar suami ke liang lahad. Namun Quraish Shihab menyebut putrinya pasrah dan legawa.

“Pasrah, Legawa. Semua apa yang ditentukan Tuhan, itulah yang terbaik. Memang hati sedih, mata berlinang, tapi tak pernah berucap kecuali apa yang diridai Tuhan,” Quraish Shihab kala itu menjelaskan.

 

Awalnya Tak Akan Siap

Quraish Shihab mengakui, semua orang tidak akan siap kehilangan, termasuk putrinya. Pada akhirnya harus disadari bahwa tiap insan sejatinya milik Tuhan dan akan kembali kepada Sang Khalik.

“Tentu semua orang pada awalnya tidak akan siap untuk kehilangan. Tapi yang sadar akan menyadari itu milik Tuhan,” beri tahu Quraish Shihab kepada jurnalis setelah pemakaman berjalan lancar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Mister Aloy Sempat Tak Percaya Diri DNA Merilis Album Ourora, Ini Sebabnya

Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan