6 Fakta Film No Other Land: Pengakuan Sutradara Hamdan Ballal Usai Bebas, Siap Tayang di Indonesia

Sutradara film No Other Land, Hamdan Ballal akhirnya bebas usai dianiaya warga Israel di Tepi Barat lalu ditangkap militer negara tersebut, Senin (24/3/2025).

Diterbitkan 27 Maret 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sutradara film No Other Land yakni, Hamdan Ballal bebas setelah dianiaya warga Israel di Tepi Barat kemudian ditangkap militer negara tersebut, Senin (24/3/2025). Ia menghirup udara segar keesokan harinya. 

Setelah bebas, Hamdan Ballal yang mengantar No Other Land menang Piala Oscar Film Dokumenter Terbak tahun ini membeberkan, dua tentara Israel mengepung ketika pemukim menyerang dengan memukul kepalanya.

“Semuanya dimulai sekitar pukul 6 sore pada Senin. Kami menyelesaikan puasa di Susya, di Masafer Yatta, selatan Hebron. Seseorang menelepon saya, mengatakan para pemukim telah memasuki desa kami,” kata Hamdan Ballal.

Insiden ini membuat No Other Land yang memotret perjuangan rakyat Palestina kembali dibahas publik. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta film No Other Land yang segera tayang di Indonesia.

 

1. Puluhan Warga Makin Agresif

The Guardian pada Rabu (26/3/2025) mengabarkan, beberapa saat setelah Hamdan Ballal menerima telepon, situasi memburuk. Warga bersenjatakan tongkat hingga pisau berdatangan. Bahkan, satu orang memegang senapan M16.

“Saya mengambil tiga atau empat foto, kemudian menyadari situasinya memburuk. Ada puluhan pemukim, dan mereka makin agresif,” akunya. Sejumlah warga yang bertopeng mulai menyerang penduduk Palestina termasuk sekelompok aktivis Yahudi.

 

2. Kunci Rumah dan Jangan Keluar!

Aktivis di Center for Jewish Nonviolence, Josh Kimelman, menjelaskan, bahwa warga yang beringas mulai memecahkan jendela mobil dan mengoyak ban. Saat konflik horizontal meruncing, Hamdan Ballal kepikiran keluarganya di rumah.

“Saat itu, saya memikirkan keluarga saya di rumah,” kata Hamdan Ballal. ‘‘Saya berlari dan memberi tahu istri saya, ‘Kunci rumah dan jangan keluar rumah.’ Mereka bisa menyerang saya, tapi dengan melakukan itu mereka tidak akan menyakiti keluarga saya,” imbuhnya.

 

3. Sungguh Saya Takut!

Dalam wawancara bersama ABC News yang dipublikasikan pada 26 Maret 2025, Hamdan Ballal mengaku ketakutan setelah dianiaya sejumlah warga Israel. Sebagai manusia, ia merasa maut tinggal sejengkal datang menjemput.

“Saya takut,” cetus Hamdan Ballal. “Sungguh, saya takut. Saya merasa, saat mereka menyerang, saya akan kehilangan nyawa,” ia menyambung. Hamdan Ballal mengaku dipukuli warga di rumahnya hingga memar dan berlumur darah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan