Mengenal Badfinger, Band dengan Warisan Musik Rock yang Tak Terpisahkan dari The Beatles serta Tragedi yang Pernah Mewarnainya

Menyelami sejarah Badfinger, grup musik rock asal Wales yang terhubung erat dengan The Beatles dan pengaruhnya dalam genre power pop, dan yang baru-baru ini ditinggal sang gitaris, Joey Molland untuk selamanya.

Diterbitkan 03 Maret 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hubungan Badfinger dan The Beatles

Hubungan Badfinger dengan The Beatles adalah salah satu aspek yang paling menarik dari sejarah musik mereka. Setelah menandatangani kontrak dengan Apple Records, Badfinger mendapatkan dukungan langsung dari anggota The Beatles dalam produksi lagu-lagu mereka.

Paul McCartney, misalnya, tidak hanya menulis "Come and Get It" untuk mereka tetapi juga terlibat dalam proses produksi. Ini menunjukkan betapa besar kepercayaan yang diberikan oleh The Beatles kepada Badfinger, mengutip buku Without You: The Tragic Story of "Badfinger" karya Dan Matovina (2000), via Wikipedia.

Selain itu, George Harrison juga berperan dalam produksi lagu 'Day After Day', menunjukkan bahwa kolaborasi antara dua grup musik legendaris ini sangat erat. Dengan dukungan dari para legenda musik tersebut, Badfinger berhasil menciptakan suara yang unik dan menarik perhatian banyak penggemar musik di seluruh dunia.

 

 

Tidak Lepas dari Berbagai Masalah

Namun, meskipun mendapatkan dukungan besar dari The Beatles, Badfinger tidak lepas dari berbagai masalah. Setelah Apple Records mengalami kesulitan keuangan, grup ini menghadapi banyak tantangan hukum dan manajerial.

Hal ini membuat mereka terpaksa berjuang untuk mempertahankan karier musik mereka di tengah situasi yang tidak menguntungkan.

 

Tragedi dan Warisan Abadi

Seiring dengan kesuksesan yang mereka raih, Badfinger juga mengalami tragedi yang sangat menyedihkan. Pete Ham, salah satu pendiri dan penulis lagu utama grup, mengakhiri hidupnya pada tahun 1975.

Beberapa tahun kemudian, Tom Evans juga mengikuti jejaknya dengan cara yang sama. Kejadian ini mengguncang dunia musik dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi penggemar serta rekan-rekan mereka di industri musik.

Warisan Musik yang Tetap Hidup hingga Hari Ini

Meskipun masa aktif Badfinger berakhir dengan tragedi, warisan musik mereka tetap hidup hingga hari ini. Mereka diakui sebagai salah satu pelopor genre power pop dan diperkirakan telah menjual sekitar 14 juta keping rekaman. Musik mereka terus menginspirasi banyak musisi dan penggemar di seluruh dunia.

Baru-baru ini, dunia musik kembali berduka dengan kabar meninggalnya Joey Molland, anggota terakhir yang tersisa dari Badfinger. Kepergiannya menandai akhir dari era bagi grup yang telah memberikan banyak kontribusi bagi dunia musik. Meskipun begitu, lagu-lagu Badfinger akan selalu dikenang dan dinikmati oleh generasi mendatang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan