Menelusuri Perseteruan Oasis dan Blur, Saling Lempar Umpatan hingga Tercetus Battle of Britpop

Perseteruan Oasis dan Blur dalam Battle of Britpop ini tak lepas dari komentar-komentar saling memanasi satu sama lain saat berbicara di hadapan media, antara Damon Albarn dengan kakak beradik Noel dan Liam Gallagher.

Diperbarui 10 Desember 2024, 22:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Para pecinta musik pop dan rock era 1990-an dan 2000-an tentu tak asing mendengar dua nama band asal Inggris ini: Oasis dan Blur. Terutama, bagi mereka yang pernah ikut-ikutan demam invasi musik British atau Britpop. Kedua band tersebut sejajar dengan grup-grup musik Britpop lain seperti Suede, Pulp, Travis, dan Coldplay.

Namun, satu isu menarik sempat melanda Oasis dan Blur. Dua band ini sempat bersaing hingga masuk ke tahap berseteru, menimbulkan fenomena "Battle of Britpop". Perseteruan band ini berawal sejak tahun 1995, setelah Blur merilis album Parklife pada 1994 dan Oasis muncul dengan album debut mereka, Definitely Maybe pada tahun yang sama.

Perseteruan ini tak lepas dari komentar-komentar saling memanasi satu sama lain saat berbicara di hadapan media, antara vokalis Blur, Damon Albarn dan kakak beradik pendiri Oasis, Noel dan Liam Gallagher. Pernyataan mereka kala itu diklaim dari kata-kata yang sempat terlontar saat keduanya bertatap muka.

Padahal, hingga musim semi tahun 1995, Oasis dan Blur tak pernah berseteru dan terkesan seperti saling menghormati satu sama lain. Namun, begitu Oasis berhasil meraih posisi nomor 1 di tangga lagu berkat single "Some Might Say", dua personel band asal Manchester itu seolah berlagak sombong di hadapan Damon Albarn hingga Noel maupun Liam membuatnya panas.

Awal Mula Perseteruan

Pada April 1995, Damon Albarn menyampaikan pernyataan yang diklaim berdasarkan dari pengalamannya saat bertemu Liam Gallagher di pesta perayaan suksesnya lagu baru Oasis kala itu. Melansir dari radiox.co.uk, Damon Albarn menyatakan kepada pewarta bahwa Liam bersikap kurang berkenan saat ia menghampirinya untuk mengucapkan selamat atas pencapaian lagu "Some Might Say" yang membawa Oasis menuju posisi puncak.

"Saya datang ke pesta perayaan mereka, kalian tahu? Sekadar ingin menyampaikan, 'Bagus banget'. Dan Liam datang menghampiri, dan seperti biasa, dia berkata, 'Nomor satu sia*an!' tepat di depan wajah saya. Jadi saya berpikir, 'Baiklah, kita lihat saja nanti...'" ujar Damon Albarn menyampaikannya kepada NME.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam buku Don't Look Back In Anger: The Rise and Fall of Cool Britannia karya Daniel Rachel, Noel Gallagher sempat mengatakan bahwa perseteruan kedua band ini kemungkinan berawal dari ketegangan antara Liam dan Albarn yang melibatkan seorang wanita sebagai pihak ketiga. "Liam dan Damon berhubungan intim dengan wanita yang sama, dan ada banyak kokain yang disertakan. Ada Penghargaan NME di mana kami difoto dengan Blur, dan Liam berkata, ‘Persetan denganmu, dasar j*lang, bla bla bla,’” ucap Noel Gallagher dalam buku tersebut, mengutip faroutmagazine.co.uk.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan