Review Film Werewolves: Bulan Purnama Ubah DNA Manusia Jadi Serigala, Seluruh Kota Langsung Rusuh

Film Werewolves menggulirkan premis bahwa setahun lalu cahaya bulan purnama mengubah DNA manusia jadi serigala. Setahun kemudian, musibah berulang.

Diperbarui 03 Desember 2024, 22:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Merawat Penokohan Wesley, Lucy, dan Emma

Steven C. Miller merawat penokohan Wesley, Lucy, dan Emma dengan lumayan detail. Jiwa kepemimpinan dan patriotismenya sudah menyengat bahkan sebelum ia meninggalkan rumah untuk bertugas. Lucy sejak awal pun terlihat bukan sembarang single mom.

Emma adalah gadis kecil yang patuh dan kooperatif meski di fase tertentu tak bisa menutupi ketakutannya. Werewolves adalah disaster movie pada skala mikro. Jelas, bulan purnama menyinari banyak negara dan Amerika bukan satu-satunya benua yang terpapar.

 

Daya Sintas Manusia

Fokus utama film ini bukan pada seberapa banyak korban tewas dan luas daerah yang terdampak. Melainkan daya sintas manusia menghadapi malam-malam panjang. Ya, teror akan berakhir saat fajar menyingsing.

Namun mempertahankan nyawa di fase “darkest hours” membuat sedetik terasa seperti semenit. Semenit bagai sejam. Apapun bisa terjadi dalam hitungan detik. Termasuk tetangga yang tadi siang berkunjung, malam harinya bisa almarhum.

 

Frank Grillo Tampil Meyakinkan

Visual manusia serigala dalam film ini memang agak “cekak.” Beberapa adegan dalam Werewolves terasa dekade 90-an banget. Film banget hingga bikin sebagian penonton ngedumel. 

Ini masih bisa dimaafkan dengan upaya Steven C. Miller memahat ketegangan demi ketegangan lalu menyelesaikan cerita tanpa berbelit-belit. Pokoknya gercep. Frank Grillo sendiri tampil meyakinkan sebagai salah satu harapan penonton dalam menangani bencana.

 

Untung Alurnya Sat-set

Werewolves memang tidak sempurna. Film ini diselamatkan oleh alur sat-set dan durasi masuk akal. Ini menjauhkan Werewolves dari kesan bertele-tele, sok grande, dan sok berpetuah tentang pentingnya keluarga.

Musibah dan kerelaan berkorban salah satu tokoh lebih dari cukup untuk mendefinisikan family always comes first. Cara Steven C. Miller mengakhiri film ini terbilang manis. Saat secercah harapan datang dan ketakutan sirna, maka selesai sudah. Titik.

 

 

 

Pemain: Frank Grillo, Katrina Law, Ilfenesh Hadera, James Michael Cummings, , Kamdynn Gary, Lydia Styslinger

Produser: Craig Chapman, Myles Nestel

Sutradara: Steven C. Miller

Penulis: Matthew Kennedy

Produksi: Solution Entertainment Group

Durasi: 93 Menit

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan