Liputan6.com, Jakarta - Boneka kecil bertelinga panjang dan bergigi tajam bernama Labubu mungkin tampak seperti karakter biasa. Namun, di balik wajahnya yang unik, Labubu telah menjelma menjadi fenomena bisnis global. Mainan koleksi hasil kolaborasi perusahaan mainan asal China, Pop Mart dengan ilustrator Kasing Lung itu tidak hanya menciptakan antrean panjang di toko, tetapi juga mengubah cara industri mainan menjual produk. Â
Labubu menjadi simbol ledakan tren blind box atau kemasan misterius yang membuat pembeli tidak mengetahui karakter yang akan mereka dapatkan hingga kotaknya dibuka.
Kesuksesan Labubu ikut mengangkat valuasi Pop Mart ke level baru. Nilai perusahaan melonjak hingga lebih dari US$ 51 miliar pada 2025, bahkan melampaui sejumlah perusahaan mainan legendaris dunia. Fenomena ini bukan muncul dalam semalam. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2019, popularitas Labubu tumbuh perlahan, lalu meledak pada 2024 ketika media sosial dipenuhi video pembukaan blind box. Setiap video menghadirkan kejutan yang membuat jutaan orang ingin merasakan pengalaman serupa.
Advertisement
Mengutip dari laman Fast Compay, Jumat (3/7/2026), salah satu kunci sukses Labubu adalah kelangkaan yang sengaja diciptakan. Pop Mart hanya memproduksi karakter tertentu dalam jumlah terbatas sehingga memicu rasa penasaran kolektor. Banyak penggemar rela mengantre sejak pagi, mengikuti peluncuran edisi baru, hingga membeli berkali-kali demi mendapatkan karakter langka. Strategi ini membuat kegiatan membeli mainan berubah menjadi pengalaman berburu harta karun.
Efek Media Sosial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324192/original/047363500_1755843922-AP25224770441927.jpg)
Media sosial mempercepat ledakan tersebut. Video unboxing di TikTok, Instagram, dan YouTube membuat sensasi membuka kotak menjadi hiburan tersendiri. Bahkan, menurut sejumlah penggemar, yang dicari bukan hanya isi kotaknya, melainkan momen penuh ketegangan saat mengetahui karakter apa yang akan muncul. Pop Mart berhasil mengubah aktivitas membeli produk menjadi sebuah pertunjukan yang ingin ditonton banyak orang.
Kesuksesan Labubu juga tidak lepas dari strategi pengembangan karakter. Awalnya Pop Mart hanya mengandalkan Molly sebagai ikon utama. Namun perusahaan kemudian memperluas semesta karakternya melalui Labubu, Skullpanda, Crybaby, hingga Hirono.Â
Diversifikasi ini membuat pasar kolektor semakin luas dan mengurangi ketergantungan terhadap satu karakter saja. Pada 2025, penjualan Labubu bahkan disebut telah melampaui Molly sebagai karakter terpopuler Pop Mart.
Advertisement
Desain Karakter
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324193/original/094559000_1755843924-000_69R99CQ.jpg)
Di balik itu semua, desain karakter menjadi faktor penting. Ilustrator Kasing Lung menciptakan Labubu bukan sebagai karakter yang 'imut' dalam pengertian umum, melainkan memadukan unsur lucu, aneh, dan sedikit menyeramkan.Â
Perpaduan tersebut justru membuat Labubu mudah dikenali di tengah ribuan karakter lain. Desain yang kuat kemudian diperkuat dengan cerita, koleksi edisi terbatas, dan kolaborasi dengan berbagai merek.
Fenomena Labubu menunjukkan bahwa di era ekonomi kreatif, perusahaan tidak lagi sekadar menjual produk, melainkan menjual pengalaman, komunitas, dan rasa penasaran. Kesuksesan Pop Mart menjadi contoh bagaimana desain, psikologi konsumen, media sosial, dan strategi bisnis dapat berpadu menciptakan sebuah ikon budaya populer yang mendunia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540367/original/015084500_1774714857-Labubu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540367/original/015084500_1774714857-Labubu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5510029/original/058390500_1771815488-festival-musim-semi-maslenitsa-di-rusia-patung-labubu-dibakar-liputan6-2fece1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5259000/original/048684000_1750407540-WhatsApp_Image_2025-06-20_at_15.10.30_5322fcf8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/966183/original/022174900_1440490721-terios_Limited.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782221/original/018080000_1782880046-Direktur_Jenderal_Pajak_Kementerian_Keuangan_Bimo_Wijayanto-1_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9035758/original/084534600_1783009830-bc75be9d-638d-4bb3-88e6-ed89ec9e1baa.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3580533/original/022563500_1632366621-Wawancara_Kerja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)