Festival Film Eropa Europe on Screen 2024 Ditutup dengan Pengumuman Pemenang SFPP 2024 dan Pemutaran Every You Every Me

Festival ini ditutup dengan pemutaran film dari Jerman berjudul Every You Every Me dan pengumuman pemenang kompetisi Europe On Screen 2024 Short Film Pitching Project (SFPP).

Diterbitkan 21 Juni 2024, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Festival Film Europe on Screen (EoS) 2024 resmi berakhir pada Minggu (16/6/2024) setelah menampilkan 75 film dari 28 negara dengan 240 pemutaran di 8 kota dalam 10 hari. Festival ini ditutup dengan pemutaran film dari Jerman berjudul Every You Every Me dan pengumuman pemenang kompetisi Europe On Screen 2024 Short Film Pitching Project (SFPP).

Bertempat di Erasmus Huis Jakarta, acara penutupan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Bapak Sandiaga Uno, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Bapak Denis Chaibi, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ibu Ina Lepel, Wakil Kepala Perwakilan Kerajaan Belanda Bapak Adriaan Palm, Ko-Direktur Festival Film EoS 2024 Ibu Meninaputri Wismurti dan Bapak Nauval Yazid, serta para duta besar dan diplomat dari negara peserta festival.

Bapak Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival film EoS. Beliau mengatakan, “Europe on Screen telah menjadi bukti kekayaan cerita yang menyatukan kita walau melintasi benua dan budaya. EoS bukan hanya sekadar festival film, melainkan juga sebuah jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan Eropa, menumbuhkan semangat kerja sama dan saling menghargai di antara para sineas, seniman, dan penonton.”

>Bapak Denis Chaibi, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, mengatakan, “Europe on Screen adalah tentang kita berkumpul bersama, menyaksikan kisah-kisah dari berbagai latar belakang dan merefleksikan perspektif yang berbeda. Singkatnya, makna dari festival film ini adalah komunitas, keterbukaan, dan keberagaman. Ini tentang pentingnya semboyan Uni Eropa United in Diversity maupun semboyan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika.”

“Kami juga bangga bahwa Europe on Screen lebih dari sekadar pemutaran film. Festival ini mendorong interaksi, yang memungkinkan para profesional film Eropa dan Indonesia serta talenta baru untuk berbagi pemikiran dan pengalaman melalui diskusi film, lokakarya dan kompetisi ide film. Pada akhirnya, inilah yang kami inginkan: dialog yang meningkatkan kreativitas antara Uni Eropa dan Indonesia adalah sesuatu yang kita sama-sama butuhkan. Ini adalah sesuatu yang berguna untuk kita dan akan memperkaya baik Uni Eropa maupun Indonesia,” tambah Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan