Serial Shogun Lanjut hingga Season 3, Ini 5 Fakta di Balik Kisah Tokugawa Versi Novel yang Diperankan Hiroyuki Sanada

Shogun yang diadaptasi dari rangkaian novel karya James Clavell (1975) akan memiliki musim kedua dan ketiga. Apa saja fakta menarik di baliknya? Berikut deretannya.

Diterbitkan 18 Mei 2024, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Pemain Ekstra Dibayar Lebih Mahal dari Biasanya

Mengusung sejarah Jepang beberapa abad lalu yang identik dengan peperangan, tentunya serial ini memiliki tema kolosal yang harus melibatkan banyak pemain. Menariknya, para pemain ekstra atau figuran, dibayar lebih mahal dari biasanya.

Di Jepang, diketahui merupakan hal yang wajar ketika para pemain ekstra tak dibayar. Namun jika mereka dibayar, biasanya sekitar 5 ribu yen atau per hari atau sekitar Rp500 ribu. Namun untuk serial Shogun, para pemain ekstra asal Jepang dibayar sebesar 50 ribu yen atau setara Rp5 juta per hari.

 

5. Dua Tim Produksi

Novel Shogun sebelumnya sempat diangkat menjadi serial mini pada tahun 1980 silam. Seolah ingin dibuat lebih baik dari versi lawasnya, FX menggunakan dua tim produksi, yakni tim bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Aktor Hiroyuki Sanada merupakan salah satu anggota tim produser yang berasal dari Jepang. Sementara penggagas serialnya, pasangan suami istri Justin Marks dan Rachel Kondo memegang tim produksi berbahasa Inggris.

Hal ini secara tak langsung juga berkaitan dengan beberapa karakternya, termasuk salah satu karaker utama yang diadaptasi dari tokoh asal Inggris.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan