Saksikan FTV Ramadan Episode Tertutupnya Hati Tetangga Dzolim, Jumat 15 Maret 2024 Pukul 04:30 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya

Saksikan FTV Ramadan Episode Tertutupnya Hati Tetangga Dzolim di SCTV.

Diterbitkan 15 Maret 2024, 04:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, setelah rumah mewah itu menjadi hak milik Mitha, jalan setapak itu ditutup total. Beberapa warga, termasuk Nek Islah kemudian mendatangi Mitha dengan maksud minta izin supaya jalan itu dibuka kembali. Soalnya jalan itulah satu-satunya akses dia yang paling dekat menuju jalan raya.

Pilihan untuk Nek Islah

Bukannya direspons dengan baik, Nek Islah justru dimaki-maki karena dianggap ngatur-ngatur Mitha. Padahal dia yang punya tanah. Kata Mitha, tanah itu milik dia, mau ditutup atau dibuka terserah dia, tidak ada urusan dengan Nek Islah.

Lagipula suruh siapa tinggal di belakang tanah orang. Makanya beli tanah buat lewat, jangan berharap orang lain menghibahkan tanahnya. Karena Nek Islah terus memohon-mohon, Mitha akhirnya kasih pilihan. Jalan itu tetap dipalang, kalau Nek Islah mau lewat, harus bayar. Kalau tidak mau bayar, portalnya tidak akan dibuka.

Nek isah sedih, dia pasrah karena memang tanah itu bukan haknya. Dia tidak berhak buat minta dibukakan jalan dan melewati tanah itu. Akibatnya, Nek Islah terpaksa bayar sejumlah uang supaya bisa lewat ke jalan raya.

Mitha yang sedang bahagia karna berhasil mendapat tambahan uang, hendak pergi membeli perhiasan, ditengah jalan yang sepi, tiba tiba sebatang pohon nyaris jatuh menimpa Mitha, Mitha teriak shock, saat itu sosok misterius kembali muncul menolong Mitha.

Mitha kaget, disini sosok misterius minta Mitha untuk membuka portal dan tidak menyulitkan tetangganya. Mitha sebal, dia berhak kan lakuin apa aja? Lagian kenapa kamu harus rusuh sih! Kenal juga nggak, Mitha pergi dengan wajah bete. Sosok misterius cuma bisa diam menatap Mitha.

Putri (12 th), anak Mitha yang cantik dan baik, dari awal sebetulnya kurang setuju ibunya beli rumah lagi. Toh mereka sudah punya rumah lain yang juga tidak kalah bagusnya. Rumah kontrakan juga banyak.

Namun Mitha bergeming dan bilang bahwa tanah dan rumah adalah investasi terbaik, suatu saat kalau dijual lagi harganya pasti bakal naik berkali-kali lipat. Putri juga sempat tidak setuju jika jalan setapak yang menuju rumah Nek Islah ditutup. Bagaimana kisah selanjutnya?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan