Resensi Film SAS: Red Notice, Skandal Proyek Britgaz Tewaskan Warga Sipil, PM Inggris Diduga Terlibat

SAS: Red Notice mengisi deretan coming soon atau segera tayang di bioskop. Film yang didasari novel karya Andy McNab ini digarap sineas Magnus Martnes.

Diperbarui 05 Februari 2023, 13:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lagi-lagi dunia menyorot Inggris atas insiden berdarah yang mengancam nyawa ratusan warga sipil tersebut.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Grace dan Pesonanya

Meski mendapat ulasan sedang-sedang saja, SAS: Red Notice sebenarnya tak sejelek itu. Titik kuat film ini terletak pada penokohan kubu antagonis yang sejak awal diagendakan sebagai lawan tangguh.

William Lewis misalnya, adalah konseptor yang santuy, tak percaya siapapun dan tahu kepada siapa tampuk kekuasaan mesti diwariskan. Grace dari awal pemunculannya sudah membawa sinyal kuat sebagai villain level enggak kaleng-kaleng.

 

Antagonis Menyita Perhatian

Tim antagonis ini lebih menyita perhatian dengan perangai bold plus skill tempur nomor wahid. Lain dengan Tom yang dikonsep terlalu putih dan klise. Muda, kaya, tampan, punya pacar dokter, romantis pula. Enggak ada cela dan terkesan mengawang-awang.

Pacarnya pun “ditakdirkan” jadi pahlawan kemanusiaan. Pokoknya, protagonis di level maksimal. Mereka diproses lewat beragam teror hingga akhirnya memanas (meski agak kelamaan panasnya). Mendekati menit akhir, barulah audiens merasa bisa berharap padanya.

 

Tim Abu-abu

Di antara kedua kubu ini, ada tim abu-abu yang menggerakkan skenario alternatif di sela skenario utama. Sayangnya, tim abu-abu ini kurang diberi ruang gerak leluasa dan lampu sorot lebih terang karena Magnus Martens terlalu fokus mengurus si baik versus si jahat.

Terlalu fokus ini sebenarnya ada dampak positifnya. Babak akhir menyajikan aksi kucing-kucingan dan baku hantam menggemaskan. Penjahatnya susah ditaklukkan. Jagoannya pun susah mati. Dengan latar guguran salju, babak akhir SAS: Red Notice makin terasa dramatis.

 

Penuturannya Kurang Lancar

Nama Magnus Martens kurang familier di kuping pencinta film di Indonesia. Rekam jejaknya lebih banyak di serial TV seperti 12 Monkeys dan The Walking Dead: World Beyond. Film layar lebar yang pernah dibuatnya, Jackpot. SAS: Red Notice film kedua sang sineas.

Penuturannya bisa jadi kurang lancar dan berdampak pada durasi yang terasa panjang. Jika Anda mau berfokus pada operasi Tim Black Swans dan menyukai kisah romantis karakter utama, maka SAS: Red Notice bisa jadi memuaskan dahaga Anda akan genre aksi.

 

Penuh Dar-der-dor

Didominasi adegan dar-der-dor dan negosiasi yang berjalan alot, SAS: Red Notice memang minim kejutan apalagi puntiran konflik. Film macam ini, pas untuk tontonan saat lagi suntuk. Seru aja!

Jadwal tayang film SAS: Red Notice masih belum diumumkan pihak jaringan bioskop Tanah Air. Tak ada salahnya bersiap untuk menyaksikan film aksi yang satu ini. 

 

 

 

Pemain: Sam Heughan, Ruby Rose, Andy Serkis, Hannah John-Kamen, Tom Hopper, Noel Clarke, Owain Yeoman, Ray Panthaki, Anne Reid, Tom Wilkinson, Jing Lusi

Produser: Joe Simpson, Kwesi Dickson, Andy McNab, Laurence Malkin

Sutradara: Magnus Martens

Penulis: Laurence Malkin

Produksi: Ingenious Media, Silver Reel, Sky Cinema

Durasi: 123 menit

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan