Ria Ricis Masuk Rumah Sakit karena Mastitis, Tetap Menyusui Meski Diinfus

Ria Ricis sampai demam tinggi karena mastitis untuk kedua kalinya.

Diterbitkan 22 Desember 2022, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ria Ricis dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami demam tinggi. Istri Teuku Ryan itu rupanya mengalami mastitis. Ini merupakan kali kedua dia menderita keluhan yang sama.

Dikutip dari Health Liputan6.com, mastitis adalah proses peradangan pada satu atau lebih segmen payudara yang mungkin disertai infeksi atau tanpa infeksi. Ini adalah hal yang menakutkan bagi ibu menyusui.

Melalui akun Instagramnya, YouTuber terkenal ini menjelaskan penyebab terkena mastitis. "Diakibatkan karena asi yang berlebih dan tidak dikosongkan secara maksimal," kata dia di Instagram Story, Rabu (21/12/2022).

"Akhirnya membengkak dan infeksi. Itu yang mengakibatkan demam dan nyeri berhari-hari," adik Oki Setiana Dewi menyambung pernyataan.

Pengosongan ASI

Ria Ricis menuturkan bawa pengosongan ASI secara maksimal bisa dilakukan apabila bayinya hanya menyusui dari payudara secara langsung. Namun ini sulit dia lakukan.

"Sebagai ibu yang bekerja, bu icis belum bisa menyusui Moana secara langsung 100 persen jadi dimix dengan botol susu," ia menjelaskan.

Sudah Sehat

Sebenarnya wanita berusia 27 tahun ini sudah memompa ASI-nya setiap tiga jam sekali, namun ini masih belum cukup untuk mengosongkan payudaranya.

"Ditambah ASI yang sangat kental membuat ASI susah keluar lewat pompa, tapi alhamdulillah Bu Icis sudah sehat sekarang. Sudah bisa main sama Mba Moana," ungkapnya.

Menyusui

Dalam keadaan sakit pun Ria Ricis tetap menyusui buah hatinya secara langsung. "Walaupun ibu diinpus, mau tetep nen ibu," ujarnya.

Berat badan Ria Ricis juga terus meningkat meski kondisinya sedang kurang sehat. Berat badannya naik sebanyak 4 kilogram dalam waktu seminggu karena nafsu makan yang tidak turun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Serial Bunga di Tepi Jurang Siap Mendunia, Bakal Tayang Global di 190 Negara

Zulfa Ayu Sundari, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan