Rian D’Masiv Jadi Komisaris SMEsHub, Bicara Resesi Global dan Kisah Sukses Bisnis Ayam Forever 100 Gerai

Rian D’Masiv kini menjabat salah satu komisaris SMEsHub Indonesia. Ia berbagi kisah sukses bisnis kuliner Ayam Forever yang kini punya 100 gerai di Indonesia.

Diperbarui 04 Desember 2022, 21:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ada catatan menarik dari program SmesX 2023 yang digelar SMEsHub Indonesia di Jakarta, pekan ini. Rian Ekky Pradipta alias Rian D’Masiv diperkenalkan sebagai salah satu komisaris SMEsHub. Ia menyampaikan sambutan kepada para undangan hingga pejabat tinggi negara.

Tampil bareng CEO and Founder SMEsHub, Lutpi Ginanjar, dan Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamuddin, vokalis D’Masiv bersuara soal pentingnya peran UMKM di tengah pukulan pandemi Covid-19 hingga ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada 2023.

Dalam interviu khusus dengan Showbiz Liputan6.com di Jakarta pekan ini, Rian D’Masiv bicara soal UMKM dan alasan ikut membangun SMEsHub. Rupanya, pelantun “Cinta Ini Membunuhku” teringat kali pertama D’Masiv dibentuk dari gang kecil dengan mimpi besar jadi band papan atas.

“Karena dari awal saya ketemu Kang Lutpi, CEO SMEsHub, kayak flash back bagaimana dulu D’Masiv membangun hal kecil dari gang kecil tapi punya mimpi besar untuk sukses,” katanya seraya menyebut SMEsHub tak hanya memikirkan uang tapi aspek socioprenuer.

 

Sebelum dan Sesudah Wabah

Ada tujuan sosial yakni membantu banyak orang, membuka lebih banyak pintu pekerjaan sekaligus jadi konsultan agar pergerakan UMKM di Tanah Air lebih tertata. Rian D’Masiv menyebut UMKM tulang punggung ekonomi negara. Ada total 65 juta UMKM dengan peran krusial.

“Jujur, sebelum pandemi, fokus saya hanya musik. Memasuki pandemi, pola pikir saya berubah. Ternyata musik saat itu harus berhenti. Musisi dapat uang dari manggung dan royalti. Royalti kan cair tiga bulan sekali atau per kuartal,” Rian D’Masiv membeberkan.

“Mau enggak mau saya bikin usaha Ayam Forever dan berhasil, sekarang punya 100 outlet. Kita enggak boleh memandang sebelah mata UMKM. Itu lahan pekerjaan di mana banyak orang membutuhkan. Katakanlah 2 atau 3 orang di tiap outlet, kalau dikali 100?” imbuhnya.

 

Rian Bicara Resesi Global

Terkait ancaman resesi global, Rian D’Masiv bersama SMEsHub mengajak masyarakat Tanah Air optimistis. Daya tahan UMKM telah diuji pandemi selama dua tahun lebih. Banyak yang hancur tapi UMKM yang notabene berskala kecil bertahan bahkan ada yang sukses.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Rian D’Masiv lalu mengingatkan tiga hal penting dalam merintis UMKM. “Knowledge. Tidak semua UMKM mengerti bagaimana mengembangkan usaha. Ketika punya usaha, dia punya merek. Merek ini harus diapain biar aman dan sebagainya,” Rian D’Masiv mengulas. Kedua, modal. Ternyata modal tak harus dari diri sendiri. Kalau punya konsep usaha yang bagus dan menarik, pasti ada investor yang berminat. Ketiga, manajemen. Rian D’Masiv mengaku tak semua usahanya di bidang kuliner atau food and beverages (F&B) berhasil. “Ternyata, untuk membangun merek F&B, enak saja tidak cukup. Promosinya harus efektif dan tepat sasaran, dan banyak aspek lainlah,” ia menyimpulkan.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan