Sukses

Aidil Saputra Jajal Genre Pop Melayu Lewat Di Antara Cinta, Pika Iskandar Puji Karakter Lagunya Jadi Mahal

Liputan6.com, Jakarta Aidil Saputra bukan nama baru di dunia seni Tanah Air. Ia dikenal dengan nama Aidil Saputra KDI setelah menjadi kontestan ajang pencarian bakat hingga tembus ke babak enam besar.

Tahun lalu, pedangdut kelahiran Parepare, 14 April 1997, ini menyeberang ke dunia seni peran dengan membintangi film Love Knots bersama Rizky Nazar dan Beby Tsabina. Kini ia kembali bermusik.

Aidil Saputra merilis single bergenre pop melayu berjudul “Di Antara Cinta” karya Pika Iskandar. Dalam konferensi pers daring yang digelar Jumat (1/7/2022), ia berbagi alasan mengapa beralih ke pop melayu.

“Aku suka notasinya, suka mood-nya, dan alur ceritanya. Menurut aku banyak yang related dengan apa yang aku alami. Lagu ini terutama kena untuk yang merasa dirinya cowok,” kata Aidil Saputra.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 4 halaman

Motivasi Jadi Penyanyi

Sebagai seniman, Aidil Saputra tak ingin selamanya di ranah dangdut, genre yang sangat dikuasainya. Eksplorasi adalah kunci. “Di Antara Cinta” membuatnya teringat kali pertama jatuh cinta pada musik.

“Motivasi menjadi penyanyi simpel, karena passion dan hobi aku dari kecil didukung keluarga yang juga seniman dari kakek, nenek, tante, orangtuaku. Aku ingin banget musikku dapat didengar orang banyak,” urainya.

 

3 dari 4 halaman

Karakter Mahal

Lagu “Di Antara Cinta” mengisahkan kebimbangan laki-laki. Saat sudah punya kekasih, cobaan datang. Ia jatuh hati pada wanita lain. Mencintai dua wanita membuatnya diserang gulana.

Musisi Pika Iskandar mengapresiasi hasil akhir rekaman “Di Antara Kita” yang melebihi ekspektasi. Aidil Saputra dinilai berjodoh dengan lagunya. Nuansa sendunya lebih terasa.

“Saya bilang, genre pop melayu ini berkarakter banget. Karakter ini bisa dibilang mahal gitu. Ketika suara Aidil sudah masuk di situ, di lagu itu, semuanya berubah,” kata Pika Iskandar.

 

4 dari 4 halaman

Feel dan Soul

Feel-nya, soul-nya jadi berubah. Hasil akhirnya jauh dari demo yang aku kasih. Demo yang aku berikan ke teman-teman di Inspire Music saat itu,” ia mengulas.

Berbincang dengan Showbiz Liputan6.com penulis lagu “Ajariku” dan “Aku Yang Salah” ini optimistis, di tangan Aidil Saputra, “Di Antara Cinta” mudah terkoneksi dengan banyak hati.

Feel-nya jadi lebih sendu, lebih senja-nya orang Melayu, kali ya. Sedihnya tuh banget, didukung dengan chord aku yang lebih ke minor, jadi bisa membuat karakter Aidil masuk ke situ,” pungkas Pika Iskandar.