Putra Sonia Wibisono Peduli Terhadap Keselamatan Nakes, Ikut Memberikan Bantuan

Rainer Wardhana Hardjanto, putra Sonia Wibisono, memahami betul peran dan kontribusi tiga entitas bisnis dalam membantu penanganan Covid-19.

Diperbarui 08 Agustus 2021, 08:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Putra Sonia Wibisono, Rainer Hardjanto, memiliki kepedulian terhadap keselamatan tenaga kesehatan. Bahkan, baru-baru ini ia terlibat secara langsung dalam memberikan bantuan kepada para nakes, tim pemulasaraan jenazah, dan tim oksigen.

Pemilik nama Rainer Wardhana Hardjanto itu bertindak sebagai owner siapdok.net dan Art & Me Indonesia. Ia memahami betul peran dan kontribusi tiga entitas bisnis dalam membantu penanganan Covid-19.

Empat perusahaan brand ternama, yakni siapdok.net, Art & Me Indonesia, Frisian Flag, dan lavme spray anti virus baru-baru ini membagikan makanan berprotein kepada punggawa dan ujung tombak penanganan Covid-19.

Keempat perusahaan juga turut menghadirkan konsultasi secara online dalam rangka membantu para pasien Covid-19 sejak gejala awal muncul. Sehingga, nantinya bisa berperan dalam memperbesar potensi kesembuhan serta menghindari beban yang lebih besar kepada fasilitas layanan kesehatan dan petugas kesehatan.

"Salah satunya pemberian makanan berprotein kepada para nakes yang bertugas di puskesmas, tim pemulasaraan jenazah dan tim oksigen," kata Rainer Hardjanto di Jakarta, Kamis (5/7/2021).

 

Paket Makanan

Menurut Rainer, paket makanan berprotein seperti beras, daging ayam, susu, telor dan lainnya ini diharapkan dapat menjadi booster untuk membantu meningkatkan imun setelah seharian para nakes bekerja dan berjibaku merawat para pasien Covid-19.

"Kita berikan support agar tetap semangat bagi nakes, tim jenazah dan tim oksigen. Mereka telah bekerja keras menangani pandemi ini tanpa kenal lelah bahkan bertaruh nyawa, sehingga perlu penunjang imun," ujarnya.

Rainer juga berkata bahwa nakes, tim jenazah, dan tim oksigen telah bekerja mempertaruhkan nyawa mereka demi bisa menyelamatkan nyawa pasien tanpa harus takut dirinya berpotensi tertular virus mematikan ini.

"Sudah sepantasnya kita memberikan sedikit apresiasi dan empati kepada mereka. Tidak sedikit nakes kehilangan nyawa, tim pemulasaraan jenazah juga bisa kehilangan nyawa, begitu pun tim oksigen. Tetapi mereka tetap semangat membantu menangani pasien dengan tulus dan ikhlas," ungkap sang filantropi milenial.

 

Wujud Kepedulian

Di sisi lain, Rainer juga menjelaskan tentang aplikasi siapdok.net yang sengaja dibuat dan dikembangkannya sebagai wujud rasa kepedulian terhadap masyarakat Tanah Air yang kesulitan mencari tenaga medis, terutama di daerah terpencil selama pandemi ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Di kota besar pun, rumah sakit kita dapati semua penuh hingga tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) terus naik. Kemudian tenaga kesehatan terpapar bahkan ada banyak yang gugur. Alat kesehatan dan obat pun sulit didapatkan. Jika pun ada, harganya sudah menjulang tinggi," ungkap Rainer.  

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan