"Di kota besar pun, rumah sakit kita dapati semua penuh hingga tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) terus naik. Kemudian tenaga kesehatan terpapar bahkan ada banyak yang gugur. Alat kesehatan dan obat pun sulit didapatkan. Jika pun ada, harganya sudah menjulang tinggi," ungkap Rainer.
Â
Mempermudah Masyarakat
Harapannya, aplikasi siapdok.net dapat membantu para pasien yang terpapar sejak gejalanya ringan, mendapatkan informasi, dan konsultasi dokter secara utuh sekaligus lengkap. Sehingga potensi mereka untuk sembuh lebih besar.
"Aplikasi ini hadir untuk mempermudah masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan melakukan konsultasi. Termasuk dokter spesialis paru ataupun spesialis penyakit dalam terkait Covid. Atau kebidanan untuk kasus kehamilan yang berpotensi terpapar baik ibu atau calon bayinya," jelasnya.
Rainer turut menjelaskan bahwa akses layanan kesehatan siapdok.net ini dapat dilakukan dengan video call. Sehingga, petugas kesehatan dapat melihat langsung gejala yang dirasakan pasien.
"Fitur yang disajikan juga beragam. Ada konsultasi dengan dokter, fitur alat kesehatan yang terdaftar di Kementerian Kesehatan, fitur vitamin untuk membantu agar pengguna atau pasien tidak mendapatkan vitamin yang palsu, hingga fitur untuk donasi kepada masyarakat yang terpapar Covid," jelas Rainer.
Â
Solidaritas dan Gotong Royong
Fitur sumbangan ini, lanjutnya, merupakan peluang bagi warga masyarakat agar dapat saling membantu, solidaritas dan saling gotong royong. Bisa dimulai dengan bantuan masker hingga bahan baku protein maupun karbohidrat untuk petugas kesehatan atau pun petugas lainnya yang telah berjibaku di sektor kesehatan.
Sumbangan ini juga akan diberikan kepada warga yang harus menjalani isoman karena gejala ringan, sehingga mereka terbantu secara psikis agar cepat sembuh dan pulih. Bantuan ini diutamakan untuk warga yang tidak mampu.
"Saya mendirikan siapdok.net untuk membuat Indonesia bisa melewati pandemi ini tanpa harus kehilangan siapa pun. Tidak masyarakat, tidak tenaga kesehatan atau tenaga bantu di sektor kesehatan," tandasnya.
Â
Ucapan Terima Kasih
Sementara itu, Art & Me Indonesia adalah website dan sosmed untuk menjual dan sayembara hasil karya (lukisan dan kerajinan) anak panti asuhan dan disabilitas agar mereka bisa mandiri dari segi materi maupun spiritual.
Rainier Hardjanto tidak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Frisian Flag, Lavme spray anti virus, Art & Me Indonesia dan siapdok.net yang telah memberikan perhatian kepada para nakes, tim jenazah dan tim oksigen serta masyarakat lainnya.
"Bantuan ini tentu sangat membantu mereka untuk terus bersemangat bekerja demi kemanusiaan. Kita semua berdoa agar pandemi ini segera berlalu dan para nakes bekerja kembali secara normal," pungkas RainierÂ
Di tengah perjuangan masyarakat Indonesia menghadapi virus SARS COV2 atau yang lebih jamak dikenal dengan nama Covid- 19 yang hingga detik ini belum usai, segenap komponen masyarakat bahu membahu saling bergotong royong membantu sesama anak bangsa yang terinfeksi virus mematikan ini.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3534317/original/023256400_1628387567-WhatsApp_Image_2021-08-06_at_18.00.59.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931670/original/097090800_1644599926-mufid-majnun-aNEaWqVoT0g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535988/original/003710600_1774198139-Untitled.jpg)