The East, Film Tentang Sisi Lain Penjajahan di Indonesia yang Tak Banyak Orang Tahu

Selama dua tahun berturut-turut, bukan hanya harta benda saja, tapi nyawa rakyat Indonesia pun ikut melayang. Dengan kata lain pada 1946-1947 terjadi pertumpahan darah di tanah Sulawesi Selatan.

Diperbarui 09 Agustus 2021, 17:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Rasa bersalah Johan pun mulai menghantui karena tindakan pembunuhan terhadap anak-anak, orang dewasa, sampai lansia tak berhenti dilakukan. Dalam film ini, aktor yang ikut ambil peran dalam The East adalah Lukman Sardi yang berperan sebagai Bakar.

Oh ya, film bergenre war/drama ini sebenarnya adalah film fiktif, namun penggambaran tindakan Westerling terhadap orang Indonesia benar adanya. 

Mengenai film ini, ada beberapa pendapat dari kritikus film. Menurut pemilik akun Jjrotte yang merupakan anggota IMBD sejak 2009, dia mengatakan bahwa film ini menguak sejarah yang luar biasa.

"Para aktor dalam film ini juga bermain dengan sangat baik. Pengambilan gambar yang dilakukan pun sangat baik dan sistem komputerisasinya terlihat nyata," kata Jjrotte. 

Pendapat tentang film ini juga dinilai oleh para kritikus di IMDB. Pemilik akun bernama Tomassaf13 mengatakan bahwa film ini menggambarkan apa yang dirasakan orang Indonesia di masa penjajahan

"Dari cerita di film ini, benar-benar mewakili apa yang dirasakan orang Indonesia selama penjajahan. Mulai dari teror, ketakutan, hingga kehidupan mereka yang diambil di masa penjajahan. Film ini juga mewakili hal yang tak selalu digambarkan film lain, yaitu trauma bagi prajurit."

Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Apakah prajurit Westerling juga merasakan rasa bersalah yang sama dengan Johan? Jika ingin tahu kisah sejarah masa lalu ini, kamu bisa menonton film ini secara eksklusif di Mola.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
stella marisTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan