Mark Sungkar Anggap Kasus Dugaan Korupsinya Sangat Dipaksakan

Mark Sungkar kembali menjalani persidangan kasus dugaan korupsi.

Diterbitkan 18 Juni 2021, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Miss Managemen

Mark Sungkar juga menyampaikan, kesimpulan yang disampaikan para ahli di sidang tersebut, kemungkinan ada miss manajemen pelaporan yang dilakukan oleh oknum tertentu. Ia mengatakan, mestinya prosedur pengauditan di Kemenpora yang mestinya dilakukan pengauditan.  

“Prosedur Kemenpora yang mestinya diaudit. Harusnya BPK. Tapi BPK belum apa-apa, tiba-tiba masalah ini sudah di tangan kepolisian. Intinya, kalau keadilan itu ditegakkan harusnya kami yang untung bukan buntung. Harusnya atlet dibayarkan haknya. Sekarang atlet belum dibayar, pelatih belum dibayar, yang rugi siapa? Atlet jadi tidak maksimal untuk dapatkan medali. Ini seperti Anda beli kambing dititipkan orang, dibayar nggak dan dikasih makan nggak. Itu kambing tentu jadi kurus saat ingin dipotong saat lebaran haji. Begitu kira-kira ya,” tandas Mark Sungkar. 

 

Dipaksakan

“Kita melihat kasus Ini dipaksakan. Dan Alhamdulillah anak-anak selalu support sepenuhnya. Mereka hanya mengingatkan, kalau mau tempur kita tempur. Karena kami tahu bahwa kami tidak salah. Harapan kita, Allah membuka hati Hakim untuk benar-benar melihat kebenaran,” tutup Mark Sungkar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan