Sukses

Bumilangit dan Kekayaan Intelektual Indonesia Lain Siap Ikut Ajang di Amerika dan China

Liputan6.com, Jakarta - Dua puluh IP (Intellectual Property) alias Kekayaan Intelektual asal Indonesia termasuk Bumilangit dan Si Juki baru saja mengikuti Hong Kong International Licensing Show (HKILS) 2021 pada 11 Januari hingga 15 Januari 2021 kemarin. Mereka kemungkinan juga akan mengikuti ajang serupa di Las Vegas, Amerika Serikat dan Shanghai, China.

Kemenparekraf mengajak secara langsung para kreator Indonesia termasuk Bumilangit untuk memamerkan karya mereka di Hong Kong International Licensing Show (HKILS) 2021. Ke-20 kreator ini telah melalui proses seleksi bersama kurator profesional terlebih dahulu.

"Peluang mereka menembus pasar internasional sangat besar. Apalagi mereka sudah lolos kurasi yang ketat sebelumnya dan ikut pelatihan," ujar Yuana Rochma Astuti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf kepada Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Diadakan Secara Online

Kemenparekraf berencana untuk membawa 20 kreator Indonesia itu ke acara lain dalam waktu dekat. Kemenparekraf juga tak menutup kemungkinan mengajak kreator lain selain 20 yang ikut ke Hong Kong.

"Baru tahu ini kita bawa sampe 20 IP ke ajang internasional. Kebetulan eventnya kali ini diadakan secara online sehingga tidak perlu biaya terlalu besar. Selanjutnya ada event serupa di Shanghai dan Las Vegas. Kalau virtual lagi kita akan ikutkan lagi," lanjut Yuana.

3 dari 4 halaman

Konsisten

"Konsistensi di pasar penting. Kalo konsisten terus ikut menimbulkan trust dari calon investor di sana. Kita memandang konsistensi kehadiran penting. Kita akan melakukan evaluasi terhadap 20 IP yang ikut HKILS," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Memicu Anak Bangsa

Kemenparekraf berharap dengan ikutnya 20 IP di ajang internasional akan semakin memicu anak bangsa untuk ikut menjadi kreator yang hebat. Ke depannya Kemenparekraf berencana mengandeng BUMN mendukung IP lokal.

"Kita terbuka untuk membangkitkan IP baru. Kita berharap kedepannya IP-IP bisa mendapatkan dukungan dari BUMN. Misalnya seperti setiap BUMN wajib kerjasama dengan IP lokal," tegas Yuana.