Doa Malam Tahun Baru Islam dan Amalan untuk Mendapat Keberkahan

Umat muslim memanjatkan doa Malam Tahun Baru Islam untuk keberkahan hingga tahun berikutnya.

Diperbarui 19 Agustus 2020, 20:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Artinya, “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

3 Kali

Doa awal tahun dibaca sebanyak tiga kali. Hal itu dilakukan untuk menyambut tahun yang baru dan mengharapkan kemurahan Allah sampai tahun depan.

 

Amalan yang Bisa Dilakukan

Para ulama Salaf menganjurkan untuk menjalani puasa dua hari yaitu di akhir dan awal tahun. Puasa ini juga dikenal sebagai "Puasa Tutup Kendang".

Puasa bisa dilakukan pada sehari menjelang Tahun baru Islam dan tepat di hari Tahun Baru Islam.

 

Niat

Sebelum menjalani puasa menjelang Tahun Baru Islam, umat muslim bisa memulainya dengan membaca niat sebagai berikut;

Nawaitu shouma ghodin min akhiiris sanati sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah akhir tahun esok hari karena Allah ta'ala."

Sementara untuk niat puasa di Bulan Muharam sebagai berikut; Nawaitu shouma ghodin min awwali sanati sunnatan lillahi ta"ala

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah awal tahun esok hari karena Allah ta'ala."

 

Keutamaan

Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk memperbanyak ibadah di Tahun Baru Islam. Hal itu sesuai dengan hadis Rasulullah, "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, 'Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi menjawab, 'Puasa di Bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram," (HR Ibnu Majah).

"Orang yang berpuasa sehari d bulan Muharram, maka dengan puasa per harinya ia mendapatkan (pahala puasa) 30 hari," (HR At-Thabarani dalam Al-Mu’jamus Saghir).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Meiristica Nurul, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan